}
Hujan, We The Fest Tetap Pol
Musik

Hujan, We The Fest Tetap Pol

by Pohan
Tue, 16-Aug-2016

Tak ada yang bisa melawan takdir, begitu pula menahan presipitasi berwujud cairan alias hujan. Titik-titik air dari atmosfer turun ke permukaan bumi secara alami dibiarkan tanpa ditahan pawang membasahi Parkir Timur Senayan, Jakarta.

Ismaya Live patut berbangga melihat antusias penonton yang rela hujan-hujanan selama dua hari --13 dan 14 Agustus 2016. Namun yang asyik berteduh terpaksa melewatkan idola mereka.

Dalam tiap penyelenggaraannya, We The Fest [WTF] berusaha tidak mengulang lineup yang sama. Kali ini menghadirkan Matter Halo, Dekat, Homogenic, Sam Feldt, Purity Ring, CL [Chaelin Lee], dan Macklemore & Ryan Lewis mrmbuka hari pertama mengisi WTF Stage.


Sementara panggung lain, This Stage Is... B.A.N.A.N.A.S!!! yang terletak di dekat pintu masuk festival tak kalah menarik dengan pertunjukan Pijar, Sajama Cut, Polkawars, Rich Chigga, Dream Koala, Trees & Wild, Hayden James, dan George Maple.


Artis-artis yang dibiarkan manggung tanpa atap khusus Another Stage. Panggung 100% lokal ini hanya berhasil menampilkan Deredia, Silampukau, dan Adhitia Sofyan. Sementara nama yang tersisa Abenk Alter, Beeswax, dan Fourtwnty terpaksa batal karena hujan.


Hari kedua seakan puncak dari festival ini lebih ramai. Mengingat penyelenggara cerdas mencanangkan urutan artis dan jam manggungnya. WTF Stage menampilkan Barasuara hingga Mark Ronson. Dua panggung lainnya tetap memiliki pemirsanya sendiri.

Pemenang kompetisi Submit Your Band, Westjam Nation asal Jakarta berbagi panggung dengan Dried Cassava, Kelompok Penerbang Roket, Kimokal, Alina Baras, Ta-Ku [Feat. Wafia], Ryan Hemsworth, hingga Blonde di This Stage Is... B.A.N.A.N.A.S!!!.


Lagi-lagi Another Stage harus mengalah untuk menyimpan sisa artis mereka Fourtwnty, Lightcraft, Sommerhaar, Indische Party, dan Monkey to Millionaire. Hanya Beeswax dan Hello Benji And The Cobra yang mendapat kesempatan tampil sebelum hujan.


Tidak ada penghalang bagi penggemar The 1975 menempati saf terdepan sejak Barasuara tampil sekitar pukul 14.45 WIB di area WTF Stage. Iga Massardi sempat mengucapkan terimakasih kepada penonton yang tidak sengaja menonton mereka.

Dua band era '90-an Naif dan Sheila on 7 menjadi pemanasan yang tepat. Penampilan Sheila on 7 tanpa drummer Brian yang sedang berduka atas kepergian ibunda tercinta digantikan Dana. Malam itu tidak ada yang bisa menahan diri untuk bernyanyi.

Sheila on 7 membawakan sejumlah nomor lama dan baru termasuk "Perhatikan, Rani!”, “Sahabat Sejati” serta "Dan" sebagai penutup. Penonton mulai bergoyang agar terlihat santai menyaksikan Breakbot [live] sambil menahan gigil akibat hujan yang tak kunjung henti.

Perjamuan disko ala Thibaut Berland bersama ketiga rekannya diakhiri nomor andalan "Baby I'm Yours”. The Temper Trap yang baru merilis album Thick as Thieves Juni lalu tampil setelahnya. Ya, Dougy Mandagi cs menyelesaikan setlist dengan lagu hit "Sweet Disposition".


Tak terasa waktu menunjukkan sekitar pukul 21.35 WIB untuk The 1975. Sebanyak belasan lagu mereka bawakan yang ditutup nomor “Sex”. Mark Ronson artis terakhir di WTF Stage menyelipkan lagu "No One Can Stop Us" milik DJ lokal, Dipha Barus dalam aksinya.

Pecinta We The Fest pastinya tidak sabar menanti tahun berikutnya dengan suguhan artis yang berbeda. Mungkin julukan festival musim panas tahunan patut dipertimbangkan mengingat cuaca yang sudah tidak dapat diprediksi lagi. [][teks & foto @pohanpow]