}
Sychronize Festival: Suguhan Musik & Movement
Musik

Sychronize Festival: Suguhan Musik & Movement

by Pandu
Thu, 25-Aug-2016

Dyandra Promosindo bekerjasama dengan Demajors menggelar Synchronize Festival di Gambir Expo, Kemayoran pada 28-30 Oktober mendatang. Rencananya, lebih dari 100 musisi akan unjuk gigi di sana, plus pekerja seni lain yang nantinya juga ikut terlibat dari disiplin yang berbeda.

“Ini bukan cuma festival musik, ini adalah movement. Semua performernya adalah musisi lokal,” tegas Muhammad Riza, Director PT. Dyandra Promosindo.

Sychronize Festival digagas agar bisa mewadahi talenta lokal. Seratus penampil tadi bisa jadi kolaborasi antara band indie dan major label. Enam genre besar [pop, jazz, blues, metal, hip-hop, dan dangdut] akan perform di lima panggung berbeda. Pihak panitia berniat tidak menjadikan satu panggung khusus cuma untuk satu genre.

Festival yang sudah digagas sejak tahun 2000 ini sempat timbul tenggelam karena banyak faktor. Tapi Muhammad Riza menyebut, ada tidaknya sponsor tahun ini, Sychronize Festival tetap akan jalan.

Ia percaya, sesuatu yang dibangun berdasarkan basis komunitas, pasti akan tumbuh besar dan kuat. Menurutnya sejauh ini Indonesia belum punya festival lintas genre, sebab itu ia yakin dengan Sychronize Festival.

Selain panggung musik, panitia juga menyediakan market place dan sesi workshop [seni rupa & film]. [][teks @HaabibOnta | foto PR]