}
D'Essentials Of Groove: Kolaborasi Musik Bergizi
Musik

D'Essentials Of Groove: Kolaborasi Musik Bergizi

by Yogira
Thu, 08-Sep-2016

Penyuka musik yang nyerempet-nyerempet ke jazz bisa terpuaskan ketika menonton konser "D'Essentials Of Groove" di Plenary Hall, JCC, Jakarta [6/9].

Yup, MALIQ & D'Essentials & The Groove berkolaborasi. Mereka menyuguhkan musik bergizi dengan atmosfir irama soul, groove, funky, dan acid jazz. Disebut bergizi karena musikalitas mereka teruji, enak dinikmati, dan asyik juga untuk bergoyang.

Layar putih panggung dibuka. Untuk konser ansambel sekaliber MALIQ dan The Groove, tata ruang panggung tampak leluasa. Semua personel MALIQ dan The Groove  bergerak dan berekpresi dengan bebas merdeka. Interaksi dengan penonton jadi berbuah bahagia.

MALIQ didaulat sebagai penampil pertama. Duo vokalisnya, Angga dan Indah mampu memanjakan penonton dengan sejumlah lagu ternama. "Setapak Sriwedari" dan "Aurora" jadi setlist lagu pembuka. Lalu MALIQ menyuguhkan lagu "Kangen" dengan aransemen lebih fresh dan bertempo lebih cepat ketimbang tata musik aslinya.

Perlu dicatat juga lagu "Funk Flow". Iramanya yang funky berbumbu celotehan rap ala Indah, bikin lagu ini terasa renyah dan asyik untuk bergoyang. Tentu saja, MALIQ membawakan juga lagu lainnya, antara lain: "Heaven", "Untitled", "Terdiam", "Dia", "Terlalu", "Mendekat, Melihat, Mendengar", dan "Himalaya".

MALIQ ke backstage, giliran The Groove beraksi. Rieka Roeslan dan Reza tampil kompak, interaktif, dan menggoyang emosi. Tingkah nyanyi Reza jadi hiburan tersendiri. Sambil bernyanyi, dia selalu menggemulaikan tubuh cungkringnya, terutama kakinya. Itulah kelebihan Reza sehingga The Groove jadi pembeda. Bayangkan kalau kakinya sekekar Rambo, mungkin Reza lebih cocok jadi vokalis band metal. Yang sedikit mengejutkan, Reza tampil klimis. Dia sengaja mendadak mencukur kumis dan jenggotnya di backstage demi konsernya malam itu.

Malam itu, Rieka dan Reza seumpama penyaji menu enak dan bergizi. Seperti juga MALIQ, bersama The Groove, dua vokalis ini mampu bikin goyang penonton. Demikian juga pemain perkusi, Rejos. Dia bisa membawa corak berbeda ketika ikut bernyanyi dan berinteraksi dengan penonton.

Lagu-lagu The Groove pun mengalirkan energi, sehingga penonton ikut bersinergi, berjingkrak dengan lagu semisal: "Satu Mimpiku", "Hanya Karena Cinta", "Khayalan", dan "Dahulu".  

Di penghujung konser, MALIQ muncul lagi. Mereka tampil bareng bersama The Groove. Penampilan klimaks kolaborasi keduanya seperti penegas bahwa mereka soulmate yang serasi. [][teks @firza | foto @pohanpow, @nona_ganist]