}
Bawa Nama Indonesia, Lyodra menang di Italia
Musik

Bawa Nama Indonesia, Lyodra menang di Italia

by Sherra
Mon, 15-May-2017

Beruntunglah Indonesia, lagi-lagi ada satu anak bangsa bertalenta yang menoreh prestasi berskala internasional. Lyodra Margaretha Ginting namanya. Gadis asal Medan ini meraih juara pertama dalam Festival Sanremo Junior di Italia yang digelar 1-7 Mei lalu. Bukan cuma itu, gadis berusia 13 tahun ini juga mendapatkan penghargaan “Prix of Sanremo Junior’s Committee” dari komite Sanremo Junior.

Oh iya, Lyodra adalah salah satu anggota Di Atas Rata-Rata Generasi ke-2, yaitu project Erwin Gutawa dan Gita Gutawa yang bertujuan memberikan bimbingan dan pengalaman untuk anak-anak Indonesia di bidang musik.

Nah, Sanremo Junior Festival merupakan kompetisi menyanyi internasional untuk soloist anak usia 6-15 tahun. Nah, Lyodra bersaing dengan 24 peserta dari 18 negara di dunia, seperti Italia, Rusia, Perancis, Yunani, Malta, Romania, Hungaria, Cina, dan Filipina.

Nggak heran kenapa Indonesia bisa menang. Bukan cuma kareka suara Lyodra yang kece, keuletannya dalam berlatih, tapi juga karena originalitas lagu yang dibawakan saat kompetisi. Lyodra membawakan lagu “Dear Dream” yang diadaptasi dari salah satu lagu dalam album Di Atas Rata-Rata 2 ciptaan Erwin Gutawa, Gita Gutawa, dan Ria Leimena.

“Di kompetisi kemarin, sebenarnya boleh memilih pakai karya sendiri atau lagu yang populer. Tapi kami memilih untuk membawakan karya kami, ‘Janji Untuk Mimpi’ yang dinyanyikan Lyodra dalam versi bahasa inggris,” ujar Gita Gutawa di Studio Erwin Gutawa, Jumat [12/5].

Erwin Gutawa menambahkan, “Kami memilih pakai lagu ciptaan sendiri karena kalau menang ‘kan bangganya jadi dua kali. Menang kompetisi, udah gitu menang dengan lagu ciptaan sendiri.”

Ini adalah pertama kalinya Lyodra mengikuti kompetisi internasional. Tentu, ada suka dan duka selama mengikuti perlombaan di kota yang terkenal dengan festival musik dan budaya di Italia itu. Nggak ada target, hanya berjuang menunjukkan yang terbaik.

“Dukanya itu, orang tua aku nggak boleh ikut, aku belajar mandiri. Untungnya ada Kak Gita. Sukanya, aku bisa bawa kabar gembira untuk Indonesia. Terakhir briefing, nggak ada target untuk juara satu. Aku berjuang sebagusnya. Puji Tuhan. Aku masih belum percaya aku bisa juara,” cerita Lyodra. [][teks & foto @saesherra]