}
Java Jazz 2018: Nggak Melulu Jazz
Musik

Java Jazz 2018: Nggak Melulu Jazz

by Yogira
Tue, 06-Mar-2018

Jakarta International BNI Java Jazz Festival [JJF] 2018 tuntas. Acara perhelatan festival musik kelas internasional tersebut menyimpan catatan tersendiri. Bertempat di JI Expo Kemayoran dalam tiga hari [2, 3, 4 Maret 2018], JIF kali ini benar-benar lebih berwarna. Lineup artisnya nggak melulu atau memainkan musik jazz. Malah persembahan jazz standard seperti: ragtime, bebop, swing, dixie nyaris redup dengan ingar bingar aneka genre musik yang lain. Alasannya sederhana: JJF ingin menyasar penonton dengan berbagai selera musik.



Penampilan Goo Goo Dolls sebagai penampil di Special Show adalah fakta unik JJF tahun ini. Jelas Goo Goo Dolls adalah grup musik Amerika beraliran rock. Saat mereka tampil di BNI Hall pada hari terakhir JIF, tak terasa sekali atmosfer jazz. Raungan distorsi gitar dan gebukan drum lebih terasa menggema. Penonton pun ikut jingkrak-jingkrak layaknya berada di konser musik Rock. Sejumlah  lagu populernya, seperti: "Here’ Gone", "Iris", "So Alive", "Black Ballon", dan "Come to Me" mempertegas energi rock pada JJF.

Pembeda lainnya adalah merembetnya nafas R&B dan soul di sejumlah panggung. Tentu saja, bagi penggemar musik seperti ini JIF jadi salah satu penyalur ekspresi yang positif. Untuk merasakan suasana R&B dan soul, mereka bisa menikmati Daniel Caesar, BJ the Chicago Kid, Neighbors Complain, Rendy Iwa K, Papua Original, NonaRia. Untuk penggemar musik blues, ada Adrian Adioetomo, Gugun and Blues Shelter. Nah, bagi penonton yang merasa ‘rumit’ menikmati musik jazz, menonton penampil musik pop adalah pilihan tepat. Sebut saja, yang jadi favorit di JJF adalah: Dionne Warwick, Vanessa Williams, LAUV, Fariz RM, Kunto Aji, Maliq & D’Essentials, dan Yura Yunita.



Lantas, bagaimana dong, yang benar-benar pencinta jazz? Mereka sepertinya hanya dapat sedikit pilihan untuk menikmati pentas yang benar-benar jazz di JJF. Bagi penonton yang seleranya seperti ini, mereka lebih enjoy menonton Danish Radio Big Band, Lee Ritenour, New York Voice, Aksan Sjuman Trio, BJ Dixieland, Dwiki Dharmawan & Friends, atau Idang Rasjidi.



Sungguh banyak pilihan tontonan di JJF 2018. Festival ini sebenarnya untuk semua umur. Sepertinya lebih asyik kalau tahun mendatang, JJF menampilkan beberapa musikus atau penyanyi anak berbakat lagi seperti tahun sebelumnya. Ini bisa memberikan inspirasi bagi penonton bahwa bermain dan mendengarkan musik itu bagus untuk memperkaya jiwa. [teks @yogirudiat | foto @achmads17, @yogira]