}
Album Salute The Rollies “A Tribute to Indonesian Legend"
Musik

Album Salute The Rollies “A Tribute to Indonesian Legend"

by Intern 2
Thu, 22-Mar-2018

Bermula dari perayaan hari jadi The Rollies yang ke-50, timbulah ide untuk membuat bentuk penghormatan atas band legendaris ini. Sebagai anak Benny Likumahuwa [salah satu personel The Rollies], Barry Likumahuwa mempunyai ide untuk membuat suatu karya yang ditujukan band tersebut, berupa album Salute The Rollies.

Dengan jejaring musisi yang kuat, akhirnya Barry Likumahuwa mewujudkan gagasannya itu atas bantuan musikus indie, Endah N Rhesa. Setelah terjadi beberapa diskusi di antara keduanya, akhirnya munculah judul lagu milik The Rollies serta nama-nama musisi yang akan diikutsertakan dalam proyek ini.

Total ada sekitar 9 pemusik yang terlibat dan 8 lagu yang dinyanyikan ulang. “Untuk lagu-lagu, memang kami memilih lagu milik The Rollies. Tapi untuk aransemen dan gaya bermusiknya, kami bebaskan sesuai gaya musisi musisi yang terlibat, jadi lebih berwarna,“ ujar Barry saat acara Salute The Rollies di Paviliun 28 Jakarta [19/03].

Sembilan musikus dan 8 lagu yang dinyanyikan adalah:

1. Bonita And The Hus Band - "Pahlawan Revolusi"

2. Adhitiya Sofyan dan Indra Aziz - "Sunshine Brotherhood"

3. Endah N Rhesa - "Setangkai Bunga"

4. R.I.M.A [Barry Likumahuwa] - "Hari-Hari"

5. Ladies Night - "Astuti"

6. TOR - "Bad News"

7. Glenn Fredly - "Kemarau"

8. Dialog Dini Hari – "Hai Burung Kecil"

Project album ini sudah direkam dalam bentuk audio dan video, proses perekamannya digarap di kafe milik Endah N Rhesa [EAR House]. “EAR Space yang ada di lantai 2 EAR House seketika disulap jadi studio rekaman, dibantu beberapa pemusik dan seniman akhirnya jadilah studio rekaman yang serba mendadak itu. Proses rekamannya nggak sulit dan nggak lama juga. Semuanya serba on time dan cepat pengerjaanya ganti-gantian aja ngerekamnya. Ngerekam-nongkrong-ngerekam-nongkrong, eh tau-tau jadi,” ujar Endah N Rhesa di Paviliun 28 jakarta.

Album Salute The Rollies direncanakan rilis pada April secara digital. Mereka juga hendak merilis dalam bentuk fisik, baik cakram padat atau piringan hitam, tetapi Barry belum dapat memastikan waktunya. Mereka juga masih menimbang apakah album dirilis sekaligus atau bertahap, diawali dengan singel. [][teks @ga_angga | foto @lo.cult @kingshandy]