}
Abenk Alter Wujudkan Impian Jadi Solo Artist
News

Abenk Alter Wujudkan Impian Jadi Solo Artist

by Pandu
Tue, 15-Sep-2015

Pasca hengkang dari Soulvibe, Mei 2014, Abenk Alter mantap meneruskan kariernya sebagai solis. Seperti tahanan yang baru keluar dari teralis penjara yang berlari kencang, ia langsung menghasilkan  album bertajuk Selamat Datang. Semacam sebuah penyambutan pada level yang baru.

“Kalau diajak bikin band lagi, gue pasti menolak, karena sudah bukan waktunya lagi,” ujar Abenk dengan mantap.

Pemilik nama lengkap Rizqi Ranadireqsa ini menyebutkan juga alasan ia memilih nama panggung Abenk Alter. Abenk ialah panggilan sehari-hari, sementara Alter semisal Alter Ego atau representasi bentuk pribadi yang lain. “Gue ingin dikenal sebagai Abenk Alter, bukan lagi bagian dari band yang dulu,” terangnya.

Debut album Abenk berisi 7 lagu yang bernada pop serta easy listening. Pria berkacamata ini menyebut materi-materi yang ia produksi sebagai solois boleh dibilang asa yang sudah terpendam lama. Menjadi penyanyi solo, membuatnya lebih bebas dan liar dalam berkreasi.

“Gue lebih suka solo, karena ke depannya gue ingin lebih dikenal sebagai Abenk Alter seorang solo artist,” ujarnya.

Selain mendalami dunia tarik suara, Abenk juga menggeluti bidang seni visual. Beberapa kali ia ikut pameran, semisal di Artotel Jakarta. Abenk pun membuat Logo Neurotic. Ia juga baru memproduseri Shaun Salim, musisi asal Malaysia. Jadi, bisa dibilang Abenk satu dari banyak musisi yang multitalenta.

“Kalau misalnya nge-band terus gue yang jadi inisiator, mereka ngikutin mau gue, mungkin gue mau. Tapi kan nggak mungkin. Band itu ada beberapa kepala, jadi perlu kompromi dan musyawarah. Gue nggak pengin itu lagi,” tutup pria beranak satu ini. [][teks & foto @HaabibOnta]