}
Februari, Kantong Plastik Bayar
News

Februari, Kantong Plastik Bayar

by Pohan
Thu, 14-Jan-2016

Kantong plastik memang sangat berguna untuk membawa barang belanjaan. Namun, sayangnya kantong plastik juga merugikan karena sulit diurai alam.

Jika dihitung, kantong plastik digunakan kira-kira hanya sekitar 25 menit. Sementara agar kantong tersebut bisa hancur dan terurai dibutuhkan waktu ratusan tahun. Kebayang nggak sih? Nah, kondisi seperti ini cukup memprihatinkan.

Nah, dalam rangka mengurangi jumlah sampah plastik, masyarakat Indonesia akan mengikuti gerakan Hari Peduli Sampah Nasional, pada 21 Februari 2016. Sebanyak 17 kota di Indonesia akan  menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar. Semua kota itu adalah: Jakarta, Bekasi, Tangerang, Depok, Bogor, Semarang, Solo, Surabaya, Denpasar, Medan, Palembang, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, Ambon, dan Jayapura.

"Kita akan mulai di ritel modern dulu secara bertahap. Kalau kita belanja, nanti mereka tidak menyediakan kantong plastik secara bebas." Demikian menurut Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tuti Hendrawati Mintarsih yang dikutip dari okezone.com.

Tuti berharap, kebijakan untuk membayar kantong plastik  bisa mendorong masyarakat agar memanfaatkan tas atau membawa keranjang saat pergi ke pasar seperti ibu-ibu zaman dulu.

“Kita kurangi penggunaan kantong plastik dengan memaksa mereka membayar,” tambahnya.

Bandung dan Cimahi adalah dua kota yang sudah mulai merealisasikan penggunaan kantong plastik berbayar.

Di negara lain seperti Inggris, supermarket dan toko besar lainnya mulai mengenakan biaya lima pence atau Rp 1.200 untuk setiap lembar kantong plastik. Di negeri Ratu Elizabeth itu, kantong plastik akan digratiskan hanya untuk belanjaan obat dengan resep, bunga segar, kentang, makanan jadi, daging dan ikan mentah. Peraturan ini diberlakukan sejak 5 Oktober 2015.  [][teks @pohanpow | sumber & foto berbagai media]