}
Pengelola Parkir Wajib Ganti Kendaraan Hilang
News

Pengelola Parkir Wajib Ganti Kendaraan Hilang

by Dedi
Mon, 15-Feb-2016

"Segala kehilangan dan kerusakan bukan tanggung jawab pengelola parkir." Adalah kalimat yang tertera pada secarik karcis parkir yang kita terima ketika kita memarkirkan kendaraan di lahan parkir.


Tetapi klausul sepihak yang merupakan pengalihan tanggung jawab oleh pengelola parkir ini kini tidak berlaku lagi, berawal dari adanya permohonan PK dari putusan kasasi oleh PT. Securindo Packtama Indonesia [SPI].

PT. SPI yang mengelola Secure Parking meminta PK atas putusan kasasi yang memenangkan konsumennya, Anny R Gultom untuk dibebaskan dari kewajiban membayar ganti rugi.

Sayangnya, putusan PK yang dibuat oleh 3 hakim agung yaitu M Imron Anwari [Ketua Majelis Hakim], Timur Manurung, Hakim Nyakpha bahkan menguatkan putusan Kasasi yaitu PT SPI harus mengganti kendaraan yang hilang.

Putusan Peninjauan Kembali [PK] Mahkamah Agung berdasarkan perkara no. 124 PK/PDT/2007 tertanggal 21 April 2010 telah menjadi yurisprudensi dan harus diikuti seluruh pengelola parkir.

Putusan PK ini mewajibkan pengelola parkir untuk mengganti semua bentuk kehilangan dan kerusakan di lahan parkir, termasuk kendaraan, helm, isi dalam mobil, dan segala sesuatu yang hilang.

Penggantian kerugian harus sesuai dengan nilai barang yang hilang atau rusak, namun hanya akan diberikan bila terbukti kesalahan ada pada pihak pengelola parkir. [][teks @dd_sarwono/inilandasparkir.com | foto otosia.com, auto-theft.info]