}
Speed Gun untuk Tangkap Si Tukang Kebut
News

Speed Gun untuk Tangkap Si Tukang Kebut

by Dedi
Fri, 11-Mar-2016

Speed gun adalah alat pengukur kecepatan kendaraan bermotor dan merupakan perangkat penegakan hukum dalam berlalu lintas. Alat ini bekerja dengan memancarkan sinar laser yang diarahkan pada objek bergerak dan dipantulkan kembali untuk diukur kecepatannya. 

Sehubungan dengan itu, Dirlantas Polda Metro Jaya akan memaksimalkan penindakan pelanggaran batas kecepatan dengan bantuan speed gun. Uji coba alat pendeteksi kecepatan kendaraan tersebut telah dilaksanakan di Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan pada tanggal 7 Maret lalu.

Nantinya alat ini akan digunakan di seluruh wilayah di Indonesia, namun sementara sekarang ini baru diuji coba di Jakarta dan Jawa Tengah sebagai pilot project.

Ajun Komisaris Besar Budiyanto mengatakan speed gun diperlukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat pelanggaran batas kecepatan.

Untuk di jalan tol, batas minimum kecepatan berkendara adalah 60 kilometer per jam dan maksimal 80 sampai 100 kilometer per jam sedangkan di perkotaan, kendaraan boleh melaju sampai 50 kilometer per jam dan 30 kilometer per jam untuk jalan permukiman.  

Tindakan terhadap pelanggar kecepatan adalah berdarkan Undang-undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 272 ayat 1 dan ayat 2. Pelanggaran terhadap batas kecepatan bisa dikenai denda paling banyak Rp. 500.000 atau pidana kurungan dua bulan.

"Kegiatan ini sekaligus bagian dari proses sosialisasi dan kegiatan pra atau sebelum penegakan hukum dengan sistem tilang dilaksanakan," ujar Ajun Komisaris Besar Budiyanto. [][teks @dd_sarwono, wikipedia.org, tempo.com, beritasatu.com | foto pertamax7.com, rri.go.id, kaskus.co.id]