}
Cokelat is Back!
News

Cokelat is Back!

by Pandu
Fri, 01-Apr-2016

Setelah mengeram selama 8 tahun,  akhirnya Cokelat mengeluarkan juga album ke-8, yang berjudul #LIKE, dikerjakan secara keroyokan oleh Edwin, Ronny dan Jackline. Karena Cokelat tidak lagi dibawah major label, jadi otomatis produksi album digarap secara independen.

Cokelat mengaku, produksi album secara mandiri baru kali pertama mereka lakukan. Maklum, selama karier 20 tahun di industri musik, 7 album sebelumnya diurusi oleh pihak label. Edwin dan Ronny tidak perlu mengurusi pencetakan CD maupun separasi sampulnya.

“Jujur, Ini adalah pengalaman pertama kami. Setelah 20 tahun, kami baru tahu mencetak album sendiri,” kata Edwin.

Nama Cokelat langsung meroket dengan lagu Bunga Tidur ketika ikut album kompilasi Indie10 yang diproduksi oleh BMG. Pada masa itu Indie10 album kompilasi yang diperhitungkan. PADI, Caffeine, dan Wong juga ikut serta. Di antara semua nama besar tadi, hanya Cokelat yang masih jalan meski harus melewati pilunya bongkar pasang personel.



Dengan album #LIKE, Cokelat menyuguhkan  9 lagu baru. Bunyinya jelas masih kental dengan energi  alternative rock tahun 90’an. Tapi ada juga terselip track yang dengan rasa funk. Teman nge-band Edwin di Konspirasi, Che dan Marcell pun ikut menyumbang tenaga di album #LIKE.

“Alasan baru mengeluarkan album saat ini karena kami perlu mematangkan [Cokelat] agar kompak. Itu pun juga keputusan manajemen. Kami juga tur keliling kota untuk memperkenalkan Jackline ke Bintang Cokelat  [sebutan fans Cokelat],” ujar Edwin. Ketiganya sepakat tidak peduli dengan kondisi pasar musik, karena mereka murni ingin berkarya lagi.

Setalah perilisan album #LIKE, Cokelat akan menjalani tur keliling Jawa untuk mempromosikan album teranyarnya. [teks: @haabibonta | foto: nando]