}
Komedi Tali Jodo: Bila Betawi Bikin Tawa
News

Komedi Tali Jodo: Bila Betawi Bikin Tawa

by Sherra
Mon, 30-May-2016

Patut diacungi jempol untuk  program “Indonesia Kita” dalam mementaskan lakon “Komedi Tali Jodo” di Taman Ismail Marzuki, Jumat & Sabtu, [27 & 28 Mei 2016].  

Pertunjukan Heritage of Indonesia yang disponsori Djarum Foundation ini berhasil menyedot penonton, tak hanya dari kalangan dewasa, tetapi juga anak muda.

Ide ceritanya terinspirasi dari novel karangan Alexander Dumas, The Three Musketeers. Butet Kartaredjasa, Djaduk Ferianto, dan Agus Noor mengolahnya jadi komedi ala Betawi. Tak heran, slogan “Satu untuk Semua, Semua untuk Satu” terbawa juga dalam tiga sahabat, yang mengadu nasib di Jakarta, yakni: Cak Lontong, Akbar, dan Arie Kriting.



Ketika sampai di Jakata, tiga sahabat tersebut terpecah. Lontong lebih memilih sebagai direktur utama, sedangkan Akbar dan Arie meminang gadis Betawi, Tali dan Jodo. Perjalanan hidup mereka pun menemui beragam persoalan, tapi tidak ditanggapi secara serius. Malah seenak udel dibuat jadi degelan, bahkan bisa mengocok perut.   

Pemain lainnya dalam pentas ini adalah: Maudy Koesnaedi, Mandra, Miing Bagito, Didin Bagito, Marwoto, Trio Gam dll, juga  sejumlah penari arahan Atien Kisam.



Rata-rata aktor dalam “Komedi Tali Jodo” berhasil membuat penonton tergelak tawa. Apalagi Cak Lontong. Dia mencurahkan lawakannya secara cerdas. Tapi bisa bikin tawa meledak.

Komedi Tali Jodo hadir mengikuti perubahan budaya, yang begitu cepat merasuk pemenuhan kebutuhan masyarakat akan hiburan lucu.

Pentas ini pun  mengolah lagu-lagu warisan Benyamin S dan pantun Betawi sebagai ‘pewarna’ panggung yang mengasyikan. Ternyata khasanah kebudayaan Betawi bisa dinikmati secara rileks dan up to date di zaman digital ini. Semoga  lakon lain lagi seperti Komedi Tali Jodo, kemudian hari. [][teks @firza | foto @saesherra]