}
Kelahiran Pancasila untuk Penyadaran
News

Kelahiran Pancasila untuk Penyadaran

by Hagi
Wed, 01-Jun-2016

Ketika muncul wacana pemerintah mau menetapkan 1 Juni sebagai Hari Libur Nasional sebagai hari kelahiran Pancasila, pasti banyak yang senang ya? Siapa sih yang nggak doyan libur?

Tapi malu-maluin juga sih, kita pengin liburnya aja, tapi nggak peduli dengan makna kelahiran Pancasila itu sendiri. Rancangan Pilpres tentang penetapan tentang Hari Lahir Pancasila sekaligus tanggal kelahirannya sebagai hari Libur Nasional sudah lama didengungkan.

Memang, kelahiran Pancasila layak mendapatkan perhatian lebih karena pastinya semakin banyak warga Indonesia kurang menyadari pentingnya ideologi negara Indonesia ini.

Merunut pada sejarahnya, Pancasila lahir dari judul pidato yang disampaikan Soekarno pada sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Badan ini bersidang di Gedung Chou Sangi In, Jl. Penjambon 6, Jakarta pada 28 Mei-29 Mei 1945.  Kini tempat bersejarah itu dikenal sebagai Gedung Pancasila. Karena selama sidang tak menemukan titik terang, 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan gagasan tentang dasar negara, yang disebut Pancasila.

Soekarno mengusulkan ide dasar negara, yakni: Kebangsaan Indonesia. Perikemanusiaan, Mufakat/Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan yang Berkebudayaan.

Lima ide itulah, yang akhirnya disempurnakan menjadi 5 Sila, seperti yang kita kenal sekarang ini. Hapal kan urutan setiap silanya? Jangan pengin libur kalo nggak peduli dan nggak tau. [][teks @firza/berbagai sumber | foto kewarganegaraan-indonesia.blogspot.com, lahiya.com]