}
News

Tanda Mulai Berakhirnya Pemanasan Global?

by Dedi
Thu, 21-Jul-2016

Pada tahun '80-an masyarakat dunia disadarkan atas bahaya penipisan ozon di lapisan atmosfer di atas Antartika. Adanya lubang pada lapisan ozon yang berfungsi sebagai filter sinar ultraviolet [UV] ini memicu terjadinya peningkatan kasus kanker kulit.

Hal itu disimpulkan karena adanya chloroflourocarbon [CFC] di atmosfer akibat penggunaan produk seperti spray, AC dan dry cleaning.  Oleh karenanya pada 1987, hampir semua negara di dunia menyetujui pelarangan penggunaan CFC dengan menandatangani Montreal Protocol.

Dan, hampir 30 tahun berselang, upaya tindakan pencegahan hilangnya lapisan ozon oleh negara-negara di dunia ini mulai terbayarkan. Tim klimatologi yang dipimpin Susan Solomon dari MIT menerbitkan laporan yang menyatakan lubang di lapisan ozon mulai mengecil. Dibandingkan pada puncaknya di tahun 2000, lubang tersebut kinii telah mengecil hingga berukuran sebesar 4 juta km2.


Ini adalah bukti bahwa pelarangan penggunaan CFC merupakan langkah yang benar dalam memperbaiki lapisan ozon. Dengan perkiraan CFC di atmosfer akan menghilang dalam 50 sampai 100 tahun, sekitar tahun 2050 lapisan ozon diperkirakan akan pulih kembali. [][teks @dd_sarwono/firsttoknow.com, nationalgeographic.com | foto smcp.com, amazonaws.com]