}
 Jazz dengan Eksotika Flores
News

Jazz dengan Eksotika Flores

by Yogira
Fri, 07-Oct-2016

Bagaimana musik jazz menyatu dengan eksotika alam Flores? Maumere Jazz Fiesta Flores adalah jawabannya.

Pulau Flores di Nusa Tenggara Timur terkenal memiliki pemandangan eksotis. Keindahan alamnya istimewa. Namun, masih banyak orang yang belum mengenalnya. Karena itulah Yayasan Bapa Bangsa bekerjasama dengan WartaJazz menggelar event Maumere Jazz Fiesta Flores di kawasan hutan mangrove Babah Akong, Kabupaten Sika, Maumere, Flores [15 dan 16 Oktober 2016].

Ini untuk pertama kalinya, acara musik jazz diisi dengan kegiatan penanaman mangrove.  Ini juga festival jazz dengan lanskap dengan kondisi beragam. Ada hutan bakau, pantai, dan bukit-bukit,” kata Founder & Festival Director Agus Setiawan Basuni dalam jumpa pers di Beka Resto, Balai Kartini, Jakarta, belum lama ini.

Dalam acara jumpa pers, hadir pula tokoh dari Flores sekaligus ketua Komisi XI DPR RI, Melchias Markus Mekeng. Menurutnya, acara ini bisa membangkitkan lagi potensi pariwisata di Flores, khususnya di Maumere.

“Jazz penggemarnya banyak, baik yang domestik, maupun internasional. Konser ini kami buka untuk ditonton masyarakat luas secara gratis. Kami ingin Kabupaten Sikka semakin dikenal melalui potensi budaya dan wisatanya,” jelas Melchias, yang juga Ketua Yayasan Bapa Bangsa.

Ada beberapa musisi dan penyanyi yang bakal tampil pada Maumere Jazz Fiesta Flores. Mereka adalah: Andre Hehanussa, Trie Utami, Syaharani, Barry Likumahuwa, Djaduk Ferianto, Ras Muhammad, dan tentu saja Ivan Nestorman, penyanyi jazz asa Flores yang sudah malang melintang secara internasional.

Mereka akan membawakan komposisi musik beragam, tidak hanya jazz secara utuh, tetapi juga berbalut dengan musik etnik, world music, bahkan reggae. Akan tampil juga Emil & Orkestra Satu Sikka, dan Big One, yang akan memperlihatkan aksi panggungnya dalam atmosfer lokalitas yang menawan. [][teks & foto @firza]