}
Queen Of The Stone Age Masuk Studio Lagi
News

Queen Of The Stone Age Masuk Studio Lagi

by Pandu
Thu, 12-Jan-2017

Kelangsungan genre rock mulai dipertanyakan ketika industri banjir dengan EDM dan polesan auto-tune. Apakah gema amplifier yang memanas tidak lagi relevan sekarang ini? Bahkan Coachella yang jadi festival tahunan untuk musik rock mulai diisi Martin Garrix dan DJ Snake.

Bersamaan dengan ‘sekaratnya’ skena itu, Queen of the Stone Age [QOTSA] akan melepas album anyar 2017. Para pengamat, jurnalis, dan kritikus, menyebut album ini sebagai salah satu Most Anticipated Album 2017. Mengingat 6 album sebelumnya termasuk yang liar.

“Kami merasa kalau tidak ada satu pun yang perlu dengan band ini, tapi kami juga mau band ini tetap ada. Hal itulah yang bikin kami berempat special,” terang Troy [gitar].

Josh Homme, Troy, Shuman, Fertita, dan Jon Theodore telah sepakat untuk begadang lagi di studio. Menulis lagu dan rekaman. Sebelum tahun ini berakhir, album ketujuh diproyeksikan bisa lahir.

Sebagai catatan lima personel QOTSA juga aktif di band besar lain, seperti Mastodon, Eagles of Death Metal, dan Gone is Gone. Ibaratnya sih, QOTSA itu berisi all star yang sibuk main di sana-sini.

Josh Homme, vokalis menyebut album teranyar akan kami racik di tahun ini dan masih dengan personel yang sama. Apa berarti genre rock akan terselamatkan dengan lahirnya album baru QOTSA? [][teks @haabibonta | foto qotsa.com, fanart.tv]