}
Didi Petet Wafat, Emon dan Kabayan Tetap Kuat
News

Didi Petet Wafat, Emon dan Kabayan Tetap Kuat

by Yogira
Fri, 15-May-2015

Inna Lillahi wa inna ilaihi raji'un. Aktor legendaris Didi Petet wafat dengan membawa karakter kuat hasil pergulatannya di dunia sinema Indonesia. Didi Widiatmoko --nama asli Didi Petet-- berpulang kepada hadirat Ilahi pada usia 58 tahun dari rumahnya di Kawasan Ciputat, Tangerang pada Jumat, 15 Mei 2015, sekitar pukul 05.00 WIB. Kabarnya, Didi kecapaian setelah pulang dari Milan, Itali. Disinyalir, penyebab lainnya adalah penyakit asam lambung.  

Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Didi sudah melakoni sekitar 50 judul film lebih. Di antaranya yang paling berkesan adalah Semua Karena Ginah [1985], Catatan Si Boy [1997], Pacar Ketinggalan Kereta [1989], Si Kabayan Saba Kota [1989], Rebo dan Robi [1990], dan Om Pasikom [1990].

Kalau dilacak dari jejak keaktorannya sebagai pemain film hingga tahun 2015 ini, berarti Didi sudah 4 dasawarsa berkiprah di dunia sinema. Layar lebar terakhir yang dilakoninya adalah Guru Bangsa: Tjokroaminoto [2015]. Selain berakting di layar lebar, tentu saja sebagai aktor watak yang mumpuni, Didi Petet terlibat juga dalam sejumlah judul sinetron teve dan pentas teater. Yang paling terkini adalah sebagai aktor dalam sinetron Preman Pensiun [2015]. Siapa nyana Didi benar-benar pensiun selama-lamanya.

Didi Petet kelahiran Surabaya, 12 Juli 1956. Keaktorannya kian terasah setelah hijrah ke ibukota dan menimba ilmu seni peran di Institut Kesenian Jakarta [IKJ], lantas dia mendedikasikan gelar sarjananya untuk jadi dosen di almamaternya itu.

Berkat keseriusannya menekuni seni akting, Didi Petet memetik hasil. Dia menjadi aktor laris dan banyak mendapat penghargaan, termasuk Aktor Terbaik FFI dan Aktor Terpuji Festival Film Bandung.  

Dari sekian banyak perannya dalam puluhan film, ada beberapa film yang membuat Didi Petet terkenal sebagai aktor watak dengan pembawaan karakter yang kuat. Yang paling menyita perhatian adalah aktingnya sebagai Emon dalam film Catatan Si Boy. Dengan gaya wadam kemayu, Didi Petet berhasil menciptakan atmosfer berbeda dalam film drama tersebut. Gayanya yang cerewet, luwes, dan lucu, bikin tokoh Emon lumayan populer pada zamannya.

Demikian juga ketika dia memerankan tokoh dalam film Si Kabayan, yang dibikin dalam beberapa versi, Didi Petet berhasil menghidupkan karakter tokoh rekaan budaya Sunda tersebut. Seolah-olah Kabayan adalah Didi Petet selain yang ditasbihkan pada komedian Sunda, Kang Ibing. Jangan lupakan juga peran Didi Petet dalam film Rebo dan Robi. Dalam film ini dia mampu memainkan double character sebagai sosok Rebo dan Robi, yang keduanya digambarkan memiliki kepribadian berbeda tapi mewujud pada satu orang. Tentu saja, Didi Petet nggak cuma piawai berperan sebagai tokoh yang lucu dan komedian. Dia juga selalu sukses memainkan seorang ayah atau orang tua kharismatik dan berwibawa, seperti dalam film-film terbarunya sejak lima tahun terakhir ini.

Kini Didi Petet melanjutkan kiprah penokohannya di alam sana.  Karakter-karakter film melalui olah aktingnya di dunia ini, semoga mendapatkan apresiasi dari penghuni surga. [][teks @teks yofirza/berbagai sumber | foto YouTube]