}
News

MALIQ & D’Essentials Nyalakan Usia 13 dengan "Aurora"

by Pohan
Tue, 19-May-2015

15 Mei 2015, MALIQ & D’Essentials menginjak usia ke-13. Mungkin, sebagian D’Essentials berharap idolanya manggung pada tanggal tersebut. Ternyata,  MALIQ & D’Essentials justru mempersembahkan kejutan lain. Band ini memperingati hari jadinya yang ke-13 dengan pemutaran perdana single terbaru Aurora” di 170 radio. 

"Aurora"  lebih dulu masuk dalam daftar lagu album 2in1 [album Sriwedari dan Musik Pop dalam satu CD] sebagai free gift dari para partner kerja MALIQ, yakni: Samsung dan Blibli yang beredar secara acak di tangan pengguna Android. Setelah dibagikan gratis, MALIQ mengambil langkah penjualan di blibli.com/mandiridebitonline. Artinya, album tersebut tidak tersedia di toko rekaman manapun kecuali membelinya via online.

Sepanjang karier, MALIQ telah menghasilkan total enam album penuh: 1st, Free Your Mind, Mata Hati Telinga, The Beginning of a Beautiful Life, Sriwedari, dan Musik Pop. Perjalanan 13 tahun dihiasi juga pergantian personel.  Tapi pada dua album terakhir ini,  anggota MALIQ sudah solid, yakni: Angga [vokal], Indah [vokal], Widi [beat], Javafinger [bass], Ilman [keys], dan Lale [strings]. Mereka pun makin bersemangat dan produktif.

Semakin hari, MALIQ kian bernas mengemas aransemen dan penulisan lirik lagunya, sehingga albumnya tambah berwarna. Penulisan lirik yang puitis kian menjadi-jadi, namun tetap menarik dan enak disimak.  Imbasnya, Pendengar mereka yang biasanya berkomentar "bikin album kayak 1st lagi dong", lama kelamaan mencoba  berhenti menuntut dan mulai terbiasa dengan cara MALIQ bereksplorasi.

Masih dalam suasana ulang tahun, MALIQ pun gerak cepat merilis video musik “Aurora” di YouTube ORGANICessentials selang dua hari pemutaran perdananya di radio. Pengerjaan video DIY, hasil kreatif MALIQ & D’Essentials bersama Organic Team. Video menampilkan masing-masing anggota dengan gaya kasual sambil memperagakan lirik lagu dalam kemasan yang fresh. “Sebenarnya kita cuma berusaha update, tapi tanpa berusaha terlalu keras. Harus natural,” kata Angga kepada LINIKINI.

Pada hari ulang tahun MALIQ, Reporter @pohanpow berkesempatan mewawancarai Widi Puradiredja lewat percakapan di WhatsApp:

MALIQ udah 13 tahun, apa yang ada di pikiran Widi waktu bentuk band ini?

"Mikirnya, gue emang pengin banget hidup bermusik dan saat itu gue udah buat keputusan dan gue akan kerja keras untuk itu."

Apa sempat ada kendala saat mutusin hidup bermusik?
"Ada, kendalanya meyakinkan orangtua, pastinya. Perlu pembuktian dulu untuk itu."

Kapan akhirnya orangtua menyetujui?
"Waktu udah keliatan musiknya bisa menghasilkan uang, hahaha.."

Mereka suka nggak dengerin lagu-lagunya MALIQ?
"Suka banget. Orangtua gue udah bertahun-tahun ringtone- nya lagu 'Untitled' dengan volume maximum, hahaha.."

Apa tanggapan mereka tentang MALIQ yang nggak bisa dilupain?
"Jaga kualitas dan image. Jauhi narkoba dan jangan lupa sholat, hahaha. Oh iya, yang paling sering komen nyokap bokap gue kalo nonton di teve sound-nya jelekkk, hahaha.."

Apa single "Aurora" dirilis bertepatan di hari ulang tahun MALIQ itu tanpa atau dengan rencana?
"Dengan rencana, kira-kira sebulan yang lalu karena kami nggak rencana bikin perayaan. Jadi, kami keluarin single sebagai simboliknya dan ada beberapa konten lagi tapi kami keluarin bertahap."

Trus gimana awal mulanya lagu "Aurora" ada di album 2in1?
"Iya, jadi emang sejak Musik Pop pendekatan marketing kami banyak mengarah pada kerjasama dengan corporate. Ini strategi karena situasi industri sekarang. Album 2in1 salah satunya. Ide ini datang dari tim marketing kami dan Blibli. Lagu 'Aurora' adalah materi yang dibuat untuk kebutuhan itu hingga album ini punya nilai jual lebih di mata partner partner kami."

Tanggapan mereka di media sosial setelah menerima free gift album 2in1 nampaknya positif. Gimana menurut Widi?
"Iya so far sangat berhasil. Di depannya ada beberapa brand yang juga tertarik mengambil album 2in1 ini. Yang emang album ini khusus dibuat dan dijual untuk itu. Artinya, tidak akan ada di toko umum. Tentang lagu itu sendiri. Iya, kita sadar banyak orang tidak begitu 'dapet' dengan jenis MALIQ di Musik Pop. Lagu 'Aurora' semoga bisa jadi jembatan penggemar MALIQ dulu dan yang baru."

Trus "Aurora" ini siapa yang nyiptain?
"Yang buat gue, Ilman, Lale."

Apakah ide yang fresh yang akhirnya akan membuat kalian bakal terus berkarya?
"Iya betul. Ide-ide baru yang ngebuat kita semangat ngelakuin ini dan untungnya makin ke sini semangat itu malah makin kebuka. Idealnya kita akan berhenti nge-band saat kita sendiri bilang cukup udah waktunya kita melihat yang lain di hidup ini. Istilahnya don't stop 'till get enough."

Apa tips ampuh langgeng nge-band?
"Harus ada kepemimpinan, keterbukaan, profesionalisme, dan harus fun nge-bandnya."

Apa cita-cita MALIQ?
"MALIQ ingin ke depannya jadi sebuah brand yang menginspirasi dengan segala macam bidangnya."

Apa rencana MALIQ berikutnya?
"Secara spesifik belum tau persis apa-apanya yang pasti karena tadi gue bilang ke depannya soal brand. Kami akan coba lebih detail ngulik setiap part dari band yang bisa menjadi nilai lebih mulai dari sisi kreatif, produksi, dan marketing baik di atas ataupun di belakang panggungnya. Di era industri kreatif dan seni pertunjukan di depan udah waktunya dan harusnya setiap artis untuk berkembang dan mau belajar lebih tentang hal-hal ini and it's not all about music." [][teks @pohanpow | foto courtesy of Organic Records]