}
Jalan Setapak yang Bercahaya
News

Jalan Setapak yang Bercahaya

by Hagi
Sat, 12-Aug-2017

Singapura dikabarkan sedang menjalankan uji coba jalan setapak yang dapat bercahaya di kegelapan malam. Jalan setapak ini terletak di antara Jalan Choa Chu Kang dan Jalan Bukit Timah Atas, sejauh 400m, dikenal sebagai Rail Coridor.

Jalur ini terdiri dari empat bagian yang berisi berbagai bahan permukaan yang berbeda. Ada kerikil halus, rumput dan kerikil, beton berpori warna tanah, dan mineral aluminat strontium ringan alami tak beracun. Bahan yang terakhir ini menyerap sinar UV di siang hari, memungkinkan jalan untuk memancarkan cahaya lembut di malam hari.

Jalan seperti ini juga sudah diterapkan di dekat Lidzbark Warminski di Utara Polandia dengan jalur bersepeda berwarna biru bercahaya. Jalan yang diciptakan TPA IBT Sp. Z o.o ini terbuat dari bahan sintetis yang bisa memberi cahaya. Material jalanan ini bisa menyerap sinar matahari sepanjang hari selama sepuluh jam.

Konsepnya terinspirasi jalur sepeda Starry Night Studio Roosegaarde di Belanda, tetapi teknologinya sangat berbeda. Jalan setapak versi Belanda menggunakan LED sedangkan yang satu ini sepenuhnya bergantung pada tenaga surya. [][teks @evaevilia666/boredpanda.com | foto Yi Shu Ng, TPA Sp. z o. o.]