}
Bandara Terapung Unik di Jepang
News

Bandara Terapung Unik di Jepang

by Intern
Fri, 27-Apr-2018

Belum lama ini PT Angkasa Pura I telah mencanangkan pembangunan floating airport di Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang. Bandara terapung pertama di Indonesia ini resmi beroperasi mulai Mei 2018.

Bagi kebanyakan orang istilah floating airport masih terasa asing. Floating airport atau bandara terapung merupakan bandara yang dibangun di perairan [darat maupun laut] dengan perangkat seperti teknologi platform pneumatik stabil. Biasanya pembangunan bandara terapung ini dikarenakan masalah penggunaan lahan, polusi dan kebisingan pesawat terbang.

Commuters, ternyata di Jepang telah memiliki beberapa bandara terapung yang memiliki keunikan masing-masing.

1. Bandara Osaka-Kansai

Bandara Internasional Osaka-Kansai melayani area di kota yang penuh turis seperti Kyoto dan Nara. Bandara yang dibangun sejak 1980 ini merupakan bandara terapung yang paling terkenal, tak lama setelah bencana melanda Bandara Narita. Bandara Kansai ini juga sering disebut dengan bandara tersibuk kelima di Jepang dan menjadi bandara terpanjang di dunia. Teknik yang digunakan pada bandara ini terbukti bisa melawan bencana alam, seperti gempa dahsyat yang mengguncang Kobe tahun 1995.

2. Bandara Kobe

Dibuka 12 tahun setelah Osaka-Kansai, Kobe adalah bandara yang lebih kecil dari Osaka. Bandara ini hanya melayani beberapa tujuan domestik. Ini dikarenakan Kobe merupakan bagian kecil dari Kansai yang besar. Penumpang internasional yang akan berangkat dari Osaka-Kansai bisa menggunakan kereta api dari bandara Kobe di seberang teluk.

3. Bandara terapung Khyusu

Pulau Kyushu adalah rumah bagi dua bandara terapung di Jepang yakni Nagasaki dan Kitakyushu. Bandara Nagasaki ini dibangun setengahnya di atas pulau sedangkan Kitakyushu sudah dibuka pada 2006 sama dengan Bandara Kobe. Kedua bandara ini memiliki lalu lintas yang relatif rendah. Jadwalnya pun dari Kitakyushu hanya ke Tokyo dan Nagoya. Tetapi dari Nagasaki ada penerbangan menuju Seoul dan Shanghai serta seluruh kota di Jepang.

4. Bandara Nagoya-Centrair

Bandara ini merupakan bandara terapung ketiga di Jepang. Dibuka pada 2005 dan menjadi bandara yang memiliki penumpang tertinggi setelah Osaka-Kansai. Saat 2016, bandara Nagoya Centrair atau Central Japan menjadi bandara satu-satunya yang memiliki jadwal penerbangan dari ke Amerika Utara.

Selain di Jepang, bandara terapung lainnya yang tidak kalah terkenal adalah Bandara Internasional Hong Kong yang dibuka pada 1998 untuk menggantikan bandara di kota Hong Kong yang padat. Hong Kong mengalami tantangan teknik yang jauh lebih sedikit dibandingkan Bandara Kansai karena saat pembangunannya mempelajari hal-hal yang sulit dilakukan Bandara Kansai. [][teks @syahrima | foto berbagai sumber]