}
Putri Ayako Siap Tinggalkan Gelar Bangsawan
News

Putri Ayako Siap Tinggalkan Gelar Bangsawan

by Intern
Tue, 10-Jul-2018

Putri Kerajaan Jepang, Ayako dan calon suaminya, Kei Moriya baru saja mengadakan konferensi pers untuk pertama kalinya pada Senin [02/07]. Dilansir dari CNN Internasional, mereka akhirnya mengumumkan tanggal pertunangan yang akan jatuh pada 12 Agustus 2018.

Pasangan kekasih itu bertemu kurang dari satu tahun yang lalu. Tak lama setelah pertemuan itu, Moriya langsung melamar Ayako. Namun, Ayako membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menerima lamaran itu.

“Dia melamar saya tahun ini ketika sedang makan malam di sebuah restoran. Lamaran itu sangat mendadak. Jadi saya meminta waktu untuk menjawabnya,” ujar Ayako.

Akhirnya, Ayako menerima lamaran dari Moriya karena hubungan antarkeluarga mereka sudah sangat dekat, termasuk keluarga, teman-teman, dan orang terkait lainnya. Dengan mengumumkan tanggal pertunangan itu, artinya Ayako harus meninggalkan gelar bangsawan dan Imperial Household [tempat tinggal keluarga Kerajaan Jepang].

Berdasarkan hukum Rumah Tangga Kekaisaran Jepang, apabila terdapat anggota keluarga kerajaan yang menikah dengan rakyat jelata, mereka harus melepas status kerajaan. Hal itu membuat anggota keluarga kerajaan menjadi semakin berkurang. Dengan keluarnya Ayako dari keluarga kerajaan, jumlah anggota di Imperial Household kini menjadi 18 orang.

Seperti diketahui, Moriya bukan berasal dari keluarga bangsawan. Ia merupakan seorang pengusaha dan anggota dewan organisasi non-profit. Moriya mengaku, ia ingin membina keluarga yang hangat bersama Ayako.

“Saya ingin membentuk keluarga yang hangat dan penuh tawa,” aku Moriya.

Sayangnya, acara konferensi pers itu tidak dihadiri Kaisar Akihito karena sakit. Dokter menyarankan Kaisar Akihito untuk beristirahat. Pasangan itu akan secara resmi menikah di Kuil Meiji Jingu Tokyo pada 29 Oktober 2018 mendatang.

“Saya bisa melihat Yang Mulia. Yang Mulia menyampaikan ucapan selamat sepenuh hati,” kata Ayako. [][teks @amuspitasari | foto @CNN & thejapantimes.co.jp]