}
Bintang Walk of Fame Donald Trump Kembali Dirusak
News

Bintang Walk of Fame Donald Trump Kembali Dirusak

by Intern
Tue, 31-Jul-2018

Bintang bertuliskan nama Donald Trump di Hollywood Walk of Fame harus kembali diperbaiki. Pasalnya, bintang milik Presiden Amerika Serikat tersebut baru saja dirusak seorang pria pada Rabu [25/7] pagi waktu setempat.

Pria tersebut menggunakan sebuah kapak untuk menghancurkan bintang milik Presiden Trump. Menurut keterangan saksi mata, pria tersebut menyembunyikan kapak di dalam kotak gitar sebelum aksi vandal itu dilakukan.

Dilansir dari laman The Hollywood Reporter, pihak kepolisian Los Angeles [LAPD] menyatakan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 dini hari. Polisi segera datang ke tempat kejadian yang berada di Hollywood Boulevard. Ketika petugas datang, tersangka telah pergi.

“Beberapa orang termasuk polisi mengatakan kepadaku, seorang pria berlari dengan kotak gitar dan mengeluarkan kapak. Kemudian dia pergi sebelum polisi tiba di sini,” tulis Jonathan Gonzales, reporter NBCLA dalam akun twitternya.

Sekitar pukul 10.30 pagi, kepolisian Los Angeles menyatakan bahwa tersangka bernama Austin Mikel Clay [24]. Ia menyerahkan diri ke pihak kepolisian secara sukarela. Sampai saat ini, belum diketahui motif sebenarnya mengapa ia melakukan perbuatan tesbebut. Akibat aksinya, Clay didakwa dengan pasal kejahatan vandalisme dan didenda sebesar 20 ribu dolar Amerika.

Ini bukan pertama kalinya bintang milik Donald Trump dirusak. Sebelumnya, pada Oktober 2016 seorang pria berpakaian seperti pekerja bangunan terlihat menghancurkan bintang Donald Trump menggunakan palu. Orang yang bertanggungjawab atas aksi tersebut adalah Jamie Otis [53].

Presiden dan CEO Kamar Dagang Hollywood, Leron Gubler merilis sebuah pernyataan atas aksi yang dilakukan Clay. Menurutnya, The Hollywood Walk of Fame merupakan lembaga yang berkontribusi positif dari orang yang sudah ditunjuk.

“Ketika orang tidak puas dengan salah satu penghargaan kami, kami berharap mereka menyalurkan amarah dengan cara yang lebih positif daripada merusak,” ujar Gubler. [][teks @amuspitasari | foto eonline.com]