}
OM PMR Ajak Joget Lagi
News

OM PMR Ajak Joget Lagi

by Pohan
Mon, 15-Jun-2015

Orkes Moral Pengantar Minum Racun [OM PMR] menggelar pesta rilis mini album Orkeslah Kalau Begitar di Pasar Modern Santa, Jumat [12/06].

Mereka pun mengadakan jumpa pers, pemutaran dokumenter Belum Ada Judul, serta pertunjukan musik.

Pada mini albumnya, OM PMR memperkenalkan lagu "Time Is Money [Yang Penting Jadi Uang]” yang diputar secara perdana pada hari yang sama di 37 radio dangdut Indonesia.

Grup orkes satu ini tentu sudah tidak asing lagi bagi pecinta musik Indonesia. Sejak dibentuk pada tahun 1977, mereka solid beranggotakan: Jhonny Madu Matikutu [vokal, suling bambu, harmonisir], Yuri Mahippal [mandolin, cuk, vokal], Budi Padukone [gitar akustik, vokal], Imma Maranaan [bass, vokal], Harry Muka Kapphour [gendang, vokal], dan Adjie Ceti Bahadur Sjah [tamborin, perkusi, vokal].

Sepanjang karier, OM PMR telah menelurkan 15 album, dan album terbarunya ini yang ke-16 sekaligus menandai eksistensinya untuk mengajak penggemarnya joget lagi setelah sempat vakum sekian lama. Karya mereka penuh senda gurau tak lekang oleh waktu alias bisa bikin senam muka bila mendengarkannya.

Menariknya, Orkeslah Kalau Begitar memuat  4 lagu juga menampilkan lagu-lagu cover seperti “Mengadili Persepsi” dari Seringai, "Cinta Melulu" dari Efek Rumah Kaca dan "Topan [Tato atau Panu]” yang merupakan lagu asli Naif berjudul “Posesif”. Proses penggarapan suara dan musik album ini berlangsung di Homie Studio pada Februari-Maret 2014.

CD mini album OM PMR sudah tersedia di Laidback Blues Record Store, Pasar Santa Lantai 2. [][teks & foto @pohanpow]