}
Kaveh Kanes Lepas Hiatus
News

Kaveh Kanes Lepas Hiatus

by Pohan
Fri, 19-Jun-2015

Status hiatus adalah hal yang lumrah bagi sebuah band. Namun, kecintaan terhadap musik membuatnya bisa kembali ke jalan seperti semula. Grup indie pop asal Yogyakarta, Kaveh Kanes akhirnya muncul lagi setelah tiga tahun ditidurkan lewat penampilan Internet Fwendz Vol. 2 pada Minggu [14/06].

Dua hari kemudian, mereka merilis nomor perkenalan "Norwegian Crush" hari Selasa [16/06] yang dapat diunduh gratis lewat situs resmi Kolibri Rekords atau langsung di laman SoundCloud band kavehkanes. "Norwegian Crush" adalah lagu tentang mempercayai hal-hal yang belum tentu terlihat. Karena terkadang keyakinan selalu mengalahkan rasionalitas dan seluruh perhitungannya.

Kaveh Kanes sempat hiatus karena beberapa personel mereka satu persatu lulus kuliah dan harus kembali ke kampung halaman masing-masing hingga Januari 2014 kembali berkumpul dan memutuskan untuk bangun dari hibernasinya. Pada Desember 2014 seluruh materi baru berhasil mereka rekam di Rockstar Studio, Yogyakarta.

Kini Kaveh Kanes beranggotakan Asad Gibran [vokal], Zaimmudin Mukarrom [gitar], dan Muchammad Najib [drum]. Pada saat sesi rekaman, mereka dibantu dua pemain tambahan dan untuk penampilan langsung mereka ditemani tiga pemain tambahan.

Kaveh Kanes juga berencana untuk mengeluarkan debut album bertajuk Capital tahun ini dalam format CD dan digital yang menandai kerjasama pertamanya bersama label muda Jakarta, Kolibri Rekords.

Judul album album mereka ini diambil dari salah satu frase lirik lagu dalam album tersebut, “Poacher” yang berbunyi: "the answer is not in capital”. Capital punya tiga makna, ibukota, modal, dan huruf besar. Keduanya adalah hal yang dominan dan mudah dikaitkan dengan arogansi.

Menurut Kaveh Kanes orang sering lupa bahwa di balik arogansi ada hati yang rapuh. Arogan terkadang hanya topeng yang dipakai seseorang untuk menutupi hatinya yang rapuh. Inilah yang coba mereka jelaskan lewat debut albumnya bahwa sejauh apapun pembuktian yang sudah dilakukan, jauh di masa lalu kita hanyalah anak kecil yang butuh kehangatan dan banyak orang yang lupa pentingnya perjalanan ke belakang untuk sampai ke masa depan.

Sebelumnya, band pernah merilis sebuah mini album pertamanya secara gratis, Arabia's Frankincense Trail pada 2012 lalu via netlabel asal Inggris, BFW Records. [][teks @pohanpow | foto Kolibri Rekords]