}
Efek Rumah Kaca: Selalu Ada Cara untuk Berkarya dengan Jujur.
News

Efek Rumah Kaca: Selalu Ada Cara untuk Berkarya dengan Jujur.

by Pohan
Fri, 10-Jul-2015

Band pop asal Jakarta, Efek Rumah Kaca kembali dengan single terbaru berjudul “Pasar Bisa Diciptakan” yang serentak diputar di 144 radio di Indonesia pada Jumat [10/07].

Tak terasa perjalanan trio beranggotakan Cholil Mahmud [vokal, gitar], Adrian Yunan Faisal [bass, vokal latar], dan Akbar Bagus Sudibyo [drum, vokal latar] ini sudah memasuki tahun kesepuluh.

Pada dasawarsa pertama mereka telah merilis dua album penuh self-titled [2007] dan Kamar Gelap [2008] selama dua tahun berturut-turut.

Setelah vakum selama hampir satu setengah tahun sehubungan dengan kepergian Cholil ke luar negeri untuk menuntut ilmu, Efek Rumah Kaca menandai kembalinya eksistensinya dengan single barunya ini.

Menurut press release yang diterima LINIKINI, single ini bukanlah materi yang sepenuhnya baru. Dasar-dasar lagu "Pasar Bisa Diciptakan" terbentuk sejak tahun 2008.

Ide dasar dari “Pasar Bisa Diciptakan” adalah semacam elaborasi lebih lanjut dari lagu “Cinta Melulu”, tentang kegelisahan Efek Rumah kaca terhadap proses berkarya sebuah karya seni dengan posisinya di pasar/industri.

Jika “Cinta Melulu” menyampaikan pesannya dalam nada yang cenderung sinikal, pada “Pasar Bisa Diciptakan” Efek Rumah Kaca memilih perspektif yang lebih optimis. Bahwa selalu ada cara untuk berkarya dengan jujur.

“Seiring dengan waktu, kita sudah tidak sekeras dulu. Masih ada api itu tapi kami ingin lebih kalem. Kita ingin lebih tenang dalam meneriakkan sesuatu. Banyak lirik yang akhirnya diganti karena kami merasa sudah tidak sesuai lagi. Yang jelas, ‘Pasar..’ dibuat untuk kami sendiri, tidak ada rencana untuk membuat manifesto atau apapun itu. Ini hanya cermin kegelisahan kami,” ujar Cholil.

Efek Rumah Kaca sendiri dijadwalkan akan tampil memeriahkan JakCloth 2015: Lebaran pada Sabtu, 11 Juli 2015 pukul 21.00 WIB di Plaza Tenggara Senayan. [][teks @pohanpow | foto dok. ERK]