Kenali Tanda Anak Autis
Parenting

Kenali Tanda Anak Autis

by Sherra
Sun, 04-Oct-2015

Autisme adalah gangguan perkembangan yang sangat kompleks pada anak. Gejalanya sudah timbul sebelum anak mencapai usia tiga tahun. Penyebabnya adalah gangguan neurobiologis yang mempengaruhi fungsi otak sehingga anak tidak mampu berinteraksi dan berkomunikasi dengan dunia luar secara efektif.

Berikut adalah 30 ciri-ciri anak autis.

1. Cuek.

2. Suka menutup telinga dan mata.

3. Echolalia [berbicara ala burung beo, sewaktu mereka menjawab pertanyaan dengan mungulang pertanyaan atau pernyataan lawan bicaranya].

4. Tidak peduli bahaya.

5. Motorik kasar dan halus terhambat.

6. Menyakiti diri sendiri, emosi tidak stabil.

7. Suka benda bulat dan berputar.

8. Ada masalah di sensori [baju, memilih makanan/ taktil peraba, pendengar, penglihat, dll].

9. Tidak mau dipeluk/disentuh.

10. Tidak ada kontak mata.

11. Kalau menginginkan sesuatu, dia lebih suka menunjuk.

12. Sering menangis tanpa sebab, tertawa tanpa sebab, bicara "bahasa planet".

13. Tubuh bergerak ke kanan kiri ketika gelisah.

14. Komunikasi nonverbal, bicara terlambat.

15. Diam saja bila dipukul teman.

16. Suka melakukan gerakan berulang-ulang. Misalnya, mengumpulkan batu dan melemparkan ke air.

17. Fokus pada yang disukainya [kalau pelajaran hanya satu bidang saja yang menonjol].

18. Anak Autis itu patuh dengan yang namanya aturan. Mereka tidak mengerti cara melanggar aturan.

19. Anak Autis tidak mengenal wilayah abu-abu. Buat mereka, hitam ya hitam, putih ya putih.

20. Menyusun benda [atas/samping].

21. Sulit bersosialisasi.

22. Umumnya tidak peka akan rasa sakit [terjepit pintu, kepala bocor, kaki kena knalpot, dll. dia tidak menangis dan berasa biasa saja].

23. Keterikatan pada benda [obsesi], seperti bola/tali, dll.

24. Hiperaktif dan tidak bisa diam, apalagi kalau mengonsumsi makanan yang mengandung gluten, casein dan gula.

25. Semua gluten dan casein pada otak anak autis diubah menjadi glutheomorphin dan caseomorphin, yang efeknya 100 x lebih bahaya daripada morfin yang dikonsumsi orang dewasa.

26. Kebalikan hiperaktif, hipoaktif diam dan tidak berminat melakukan apa-apa.

27. Cara bermain yang aneh dan bisa dilakukan dalam waktu yang lama. Misalnya, bermain bola diputar sampai 5 jam dengan tenang.

28. Kadang bersikap seperti orang tuli. Walau ada suara balon meletus pun, mereka akan diam saja.

29. Pada anak autis yang remaja, masalahnya lebih pada tingkat kontrol emosi dan seksualitas. [lebih dini dan lebih menikmati sensasi tersebut].

30. Usia puber pada anak autis lebih cepat. Ada yang 8 – 9 tahun mulai menginjak masa puber, ada yang lebih.

31. Kalau gejala autisme dapat dideteksi sejak dini dan kemudian dilakukan penanganan yang tepat dan intensif, kita dapat membantu anak autis untuk berkembang secara optimal. [][teks @saesherra/berbagai sumber | foto mycitygives.com/foxnews.com]