Dongeng Sebelum Tidur untuk Anak
Parenting

Dongeng Sebelum Tidur untuk Anak

by Sherra
Tue, 14-Jun-2016

Pernahkah Anda menceritakan dongeng sebelum tidur untuk anak Anda? Atau itu memang sudah menjadi rutinitas setiap hari? Bagus sekali lho untuk perkembangan anak Anda. Bahkan cara itu meningkatkan hubungan Anda dengan anak. Berikut manfaat bedtime stories:

1. Ini cara yang bagus untuk membangun hubungan dengan anak Anda. Sempatkanlah satu waktu setiap hari atau sekali seminggu untuk storytelling.

2. Storytelling juga cara untuk belajar bahasa dengan santai bagi anak-anak. Apalagi dengan buku yang bergambar, mereka bisa mengingat nama benda dan kosakata baru.

3. Sebuah dongeng juga bisa merangsang imajinasi dan kreativitas anak.

4. Semua dongeng memiliki narasi: awal, tengah dan akhir yang jelas. Dongeng yang berulang bisa mengembangkan kemampuan memori anak. Berikanlah kata kunci dalam dongeng, lalu mintalah mereka untuk menceritakan yang telah Anda ceritakan.

5. Storytelling juga mendorong anak untuk mengajukan pertanyaan. Ini bisa membangun komunikasi yang baik bagi Anda dan anak Anda. Berikanlah jawaban yang jelas saat ia bertanya hingga anak mengerti.

6. Hindari segala gangguan, seperti suara tv atau gadget apapun. Duduk dan menceritakan dongeng pada anak adalah cara yang baik untuk membangun konsentrasi dan fokus anak. Keterampilan dalam mendengar dan memusatkan perhatian sangat baik saat ia sekolah nanti.

7. Banyak dongeng yang mengandung kalimat mutiara atau pesan moral dalam kehidupan. Dengan begitu, anak Anda bisa mengembangkan kemampuan bersosial dan tahu cara terbaik untuk berinteraksi dengan orang lain.

Tips Memilih Cerita

  • Carilah dongeng dengan ilustrasi warna-warni, tema positif, atau yang mereka suka. Misalnya tentang robot atau princess.

  • Tanyalah anak Anda tentang jenis cerita yang ingin mereka dengarkan, tawarkan judulnya.

  • Hindari bercerita seram karena itu cuma bikin mereka tidur nggak nyenyak atau bahkan terbawa jadi mimpi buruk.

  • Tinjau dongeng yang Anda pilih agar lebih mudah dibaca dengan intonasi dan gerakan yang tepat.

  • Jangan membuat dongeng yang rumit. Cukup ikuti struktur dasar ini: masalah, masalah menjadi masalah besar, masalah akan dipecahkan.

  • Jangan kuatir kalau Anda mengulangi cerita yang sama. Kadang anak-anak suka mendengar dongeng yang sama berulang-ulang.

Bagaimana biar dia tetap fokus?

1. Buatlah interaksi. Biarkan anak Anda mengajukan pertanyaan, tapi pastikan bahwa pertanyaan itu tidak mengganggu alur cerita.

2. Tanyakanlah pendapatnya tentang karakter yang ada pada cerita. Entah dia suka dengan ceritanya atau tindakan si karakter utama.

3. Gunakan suara yang alami saat membaca dongeng. Pelan dan jelas. Agar mereka dapat mengikuti dan mengerti ceritanya. Anda bisa gunakan suara berbeda untuk mendalami cerita. Jangan lupa dengan gerakan tangan dan mimik wajah. [][teks @saesherra/family.disney.co.uk, news.abs-cbn.com | foto Despicable Me]