Tips Mendaki Bersama Anak
Parenting

Tips Mendaki Bersama Anak

by Pandu
Sun, 19-Jun-2016

Mendaki bersama anak kecil, apakah itu bagus atau tidak? Selama ada pengawasan orangtua sih, ya sah-sah saja. Apalagi kalau orangtua juga doyan mendaki, tunggu apa lagi? Ajak juga anaknya. Biar tahu keseruannya.

Ingat, pengetahuan bisa membentuk seseorang menjadi besar. Pun pengalaman bisa menjadikan seseorang tegar. Seperti gunung yang kekar berjajar. Ini tips dari kami jika commuters mau mengajak anak pergi mendaki.

1. Santai aja, kalem

Tenang nggak perlu terburu-buru. Yang penting dari pendakian adalah menikmatinya. Have fun! Kan mereka juga bukan dalam pendidikan tentara. Sekalian ajari juga pentingnya tepat waktu di alam bebas.

2. Menjadi pemandu

Di trek, kalian bukan lagi orangtua dan anak. Sekadar pemandu saja. Anggap saja sebagai karya wisata. Orangtua harus menanamkan rasa mandiri dan belajar arti kebebasan serta keberanian hidup.

3. Persiapkan yang terburuk

Nggak pernah ada yang tahu masa depan. Jadi persiapkan logistik dan perlengkapan untuk yang terburuk. Hmm, ya berat sih memang. Tapi mau gimana lagi supaya pendakian pertama anak bisa aman terkendali.

4. Mendaki pada musim panas

Agar pendakian aman dan menyenangkan, ambil saat musim panas. Jadi, kemungkinan hujan badai kecil. Mulai sejak terang dan berhenti saat gelap. Bila perlu, sewa porter.

5. Tanamkan nilai positif

Selama perjalanan, ajari anak bahwa hakikat hidup manusia adalah saling berbagi. Contohkan itu pada dia. Tanamkan bahwa manusia amat bergantung pada alam. Jadi, harusnya saling jaga.

6. Naiklah sering-sering!

Kalau pendakian pertama nggak berjalan lancar. Coba lagi dan lagi. Mendaki adalah hobi yang positif kok. Bagus juga untuk kesehatan. Memang ada orang yang pergi mendaki lalu kapok? ya ada, tapi jarang. [][teks @HaabibOnta | foto kamloopsparents]