7 Cara Mempertahankan Remaja pada Travel yang Lama
Parenting

7 Cara Mempertahankan Remaja pada Travel yang Lama

by Hagi
Wed, 29-Jun-2016

Berwisata atau mudik bareng keluarga, tentu amat menyenangkan. Kita bisa melakukan hal-hal menarik dan berbagi kegembiraan bersama. Tetapi saat travelling bersama anak remaja, tentu ada kiat-kiatnya. Jika tak dipelajari, bisa-bisa, agenda wisata yang panjang jadi berantakan.

Berikut ini adalah tips dari Lainie Liberti yang dikutip dari matadornetwork.com. Yuk kita simak.

1. Travel dengan Musik. Bukan rahasia lagi jika remaja selalu terhubung dengan dunia lewat musik. Jadi, pastikan mereka selalu membawa perangkat pemutar musik, atau bahkan alat musiknya yang mudah dibawa.

2. Riset, Rencana, dan Budget. Wisata memberikan kesempatan untuk memberdayakan anak remaja Anda mengeksplorasi banyak hal. Ajaklah mereka untuk melakukan riset terhadap tempat wisata yang hendak dituju, merencanakan, dan menyusun budget bersama.

3. Buatlah Sejarah Jadi Personal dan Nyata. Tak banyak remaja yang menggemari sejarah. Buat mereka, semua itu membosankan. Tetapi jika kita bisa menjadikan sejarah punya keterkaitan emosi dengan mereka, tentu mereka akan terlibat aktif di dalamnya.

4. Ajak Mereka Menyelami Cara Pandang yang Berbeda. Setiap bangsa punya cara pandang mereka terhadap dunia. Ini menarik. Libatkan remaja Anda untuk melihat bagaimana orang-orang di tempat wisata ini memandang dunia mereka. Ini akan memperluas wawasannya.

5. Wisata Kuliner Daerah. Anak remaja tentu banyak makan. Ajak mereka mencicipi beragam hidangan tradisional di daerah tujuan wisata Anda. Tanya ke mereka, apa yang membedakannya dengan masakan-masakan dari daerah yang pernah mereka cicipi. Bahaslah bersama.

6. Doronglah Kemandirian Mereka. Usia remaja tentu tak lagi suka dengan larangan ini itu. Mereka menginginkan lebih banyak kebebasan. Selama mereka bisa bertanggungjawab terhadap yang dilakukannya, dan tidak membahayakan, berilah mereka kepercayaan untuk mengerjakannya.

7. Ajak Mereka Jadi Relawan. Menolong sesama wisatawan, misalnya. Atau membantu penduduk setempat. Kegiatan ini akan mengajarkan mereka untuk berbaur dengan lingkungan, berlatih untuk kritis, mencari solusi, dan bekerja dalam tim. [][teks @evaevilia/matadornetwork.com | foto pixabay.com]