Ortu Nggak Asik
Parenting

Ortu Nggak Asik

by Dewi
Thu, 15-Jun-2017

Commuters, banyak anak-anak yang jadi korban ortu yang nggak asik [abusive]. Menjadi sasaran amukan, sehingga badannya biru lebam. Atau sasaran pelampiasan emosi melalui serangkaian kata-kata yang menyakitkan hati. Semoga kamu bukanlah termasuk anak atau ortu yang demikian. Untuk memastikannya, dan memastikan itu juga nggak terjadi di sekitar kamu, coba pahami beberapa hal berikut..

1. Emotional Abuse

Ortu yang melakukan ini memang nggak meninggalkan tanda apapun di tubuh anak, tapi sama merusaknya. Penganiayaan secara emosi malah bisa mempengaruhi kesehatan mental anak dan mempengaruhi caranya berinteraksi dengan orang lain. Yang umum terjadi adalah mengatai anak, merendahkannya, membuat anak malu di depan umum, meneriakinya, dan menindasnya terus menerus.

2. Melalaikan Anak

Artinya ortu nggak memenuhi kebutuhan dasar anak. Pakaian, makanan, pengawasan, dan kebersihan. Namun hal seperti ini kadang terjadi di luar kendali sang ortu. Misalnya karena ortunya depresi atau stres. Nggak jarang pecandu obat-obatan dan alkohol juga berpotensi melalaikan anak-anaknya.

3. Physical Abuse

Nah kalo penganiayaan secara fisik lebih mudah terlihat. Ortu sering menyakiti anak. Banyak yang kasih alasan kedisiplinan, agar anak menjadi lebih baik [baca: nurut]. Padahal itu nggak sepenuhnya bisa dilakukan, apalagi kalo pukulan yang diberikan nggak sesuai dengan usia anak atau melewati batas yang sepantasnya. Ini harus sangat diperhatikan, karena banyak ortu yang kurang mengerti pukulan yang bermaksud untuk disiplin dan pukulan yang sudah berupa penganiayaan.

Sebetulnya ada perbedaan pukulan untuk disiplin dan pukulan penganiayaan. Elemen-elemen yang merupakan penganiayaan adalah sebagai berikut:

  • Tak terduga. Anak nggak tau kapan dia akan dipukul dan karena melakukan kesalahan apa. Anak menjadi selalu gugup dan benar-benar nggak paham apa yang akan membuatnya dipukul.
  • Keinginan kuat untuk mengatur. Dalam hal ini bisa jadi ortu nggak sadar kalo mereka terlalu keras pada anak, karena mereka melakukannya dalam kemarahan.
  • Rasa takut. Ortu menciptakan rasa takut pada anak agar anaknya disiplin. Salah banget, yang ada malah merusak kepribadian si anak.

Tanda ortu nggak asik lainnya adalah selalu mengisolasi anak. Nggak boleh main dengan teman seusianya, nggak boleh berinteraksi dengan orang dewasa lain, nggak boleh ke pesta ulangtahun teman, bahkan yang paling parah anak juga dilarang untuk mengikuti kegiatan dari sekolah semisal field trip.

Jika kamu melihat hal-hal tersebut di atas terjadi di sekitarmu dan kamu nggak mungkin ikut campur, coba cari orang yang sekiranya bisa diterima oleh yang bersangkutan. Jika kamu termasuk anak yang mengalami hal-hal di atas, cobalah bicara pada orang dewasa yang bisa kamu percaya. Usahakan dari kalangan keluarga terlebih dahulu. Dan jika kamu termasuk ortu yang nggak asik, segeralah cari bantuan! [][teks @tantedow/newhealthadvisor.com | foto theodissey.com & 4.bp.blogspot.com]