"Gold Ribbon", Bentuk Kewaspadaan Terhadap Kanker Anak
Parenting

"Gold Ribbon", Bentuk Kewaspadaan Terhadap Kanker Anak

by Intern
Mon, 02-Oct-2017

Tak kenal, maka tak waspada. Begitulah semboyan yang selalu dielu-elukan Yayasan Anyo Indonesia [YAI]. Untuk membangun kesadaran waspada kanker pada anak, YAI dan seluruh volunteer peduli kanker melakukan konfigurasi pita emas, di lapangan Museum Fatahillah, Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, [24/9].

Aksi konfigurasi pita emas ini merupakan yang kedua dilaksanakan YAI bekerjasama dengan Young Motivator [YM], yang juga aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial. Untuk tahun ini, tercatat lebih dari 1.000 relawan individu maupun relawan komunitas mengikuti konfigurasi pita emas ini. Diawali dengan tarian modern dari ACS, kemudian tarian daerah dari Sanggar Mawar Budaya, dilanjutkan paduan suara dari Bina Vokalia dengan menyanyikan lagu “Aku Anak Indonesia”.

Tak hanya itu, ketika konfigurasi pita emas terbentuk, seluruh peserta menyanyikan lagu “We Are One”, yang diciptakan khusus untuk anak-anak di seluruh dunia yang berjuang melawan kanker. Siti Julia, yang mewakili pasien kanker anak juga memimpin lagu “Indonesia Raya” dan membacakan puisi ciptaan almarhumah Mega, salah satu anak dengan kanker yang pernah tinggal di “Rumah Anyo” selama masa pengobatannya.

Pita Manullang-Panggabean, Ketua YAI mengingatkan bahwa kanker pada anak tidak dapat dicegah, dan tidak menular. Oleh karena itu, penanganan mereka berbeda dengan yang dewasa. Semakin dini penanganan kanker pada anak, semakin besar kemungkinan mereka untuk sembuh dari kanker. Dengan adanya kegiatan ini, YAI berharap semakin banyak masyarakat yang peduli dengan kanker pada anak dan bersama-sama menanggulangi kanker pada anak Indonesia.

Hadir sebagai pengedukasi, dr. Edi S Tehuter, SP. A[K]. MHA, konsultan kanker anak RS. Kanker “Dharmais”, dan dipandu presenter Melaney Ricardo, Tyson Lynch, Mona Ratuliu, Dan Fanny Fabriana. Tidak hanya itu, para artis dan relawan turut membagikan buku edukasi kanker pada anak yang disusun oleh dr. Edi bersama YAI, kepada masyarakat yang berada di sekitar kawasan kota tua. [][teks @apra_manuela I foto courtesy of viva.co.id]