Para Wanita Pemimpin Dunia
Politik

Para Wanita Pemimpin Dunia

by Pohan
Wed, 24-Feb-2016

Wanita pantas saja menerima kedudukan tertinggi dalam suatu negara. Meskipun rasanya masih janggal --wanita yang disebut makhluk lemah-- bisa mendapatkan posisi di atas pria.

Kembali lagi, semua tentang kemampuan yang tak bisa ditukar dengan siapa apalagi mempertimbangkan gender. Inilah lima presiden wanita yang memberikan dampak positif bagi warganya bahkan dunia:

1. Dilma Rousseff

                                                                        foto dok. brasilpost.com.br
Dilma Rousseff adalah presiden wanita pertama Brasil sejak tahun 2011 hingga kini. Ayahnya seorang pengacara dan ibunya guru sekolah. Sebelum resmi menjabat pada Januari 2011, Rousseff menyingkirkan anggota kabinet yang korup.

2. Park Geun-hye

                                                                                foto dok. peoples.bio
Dia adalah presiden ke-18 sekaligus wanita pertama yang terpilih menjadi presiden Korea Selatan. Ayahnya, Park Chung-hee, menjadi presiden di negara itu setelah meluncurkan kudeta militer pada tahun 1961. 

3. Joyce Banda

                                                                                    foto dok. rizkhan.tv
Setelah Bingu wa Mutharika meninggal, Joyce Banda adalah presiden perempuan pertama Malawi periode 2012-2014. Banda berhasil mencabut undang-undang diskriminasi terhadap kaum homoseksual. Ia juga mendukung kaum perempuan dan hak asasi anak.

4. Cristina Fernández de Kirchner

                                                            foto dok. thediplomaticenvoy.com
Pada tahun 2013, mantan presiden Argentina ini tersandung korupsi. Saat masih menjabat sebagai presiden, ia berhasil mengurangi utang nasional hingga memperbaiki hubungan dengan Peru. Pada tahun 2010 ia menandatangani RUU yang melegalkan pernikahan sesama jenis di negaranya.

5. Atifete Jahjaga

                                                                                    foto dok. vijesti.me
Atifete Jahjaga menjadi presiden perempuan pertama Kosovo. Pada usia 37 tahun, ia juga presiden termuda dalam sejarah. Sebagai presiden, Jahjaga ingin mengamankan peringkat Kosovo di Uni Eropa dan PBB serta memiliki hubungan yang kuat dengan Amerika Serikat. [][teks @pohanpow/biography.com | foto berbagai sumber]