Ciri Perlakuan Abusive
Relationship

Ciri Perlakuan Abusive

by Dewi
Tue, 19-Jan-2016

Kata abusive dalam bahasa Indonesia berarti kasar. Mungkin kamu sering mendengar istilah perlakuan abusive. Yuk kita bahas tanda-tandanya..

Perlakuan kasar bentuknya macam-macam, ada yang mudah dilihat, ada yang sulit terdeteksi. Perlakuan kasar secara emosional atau psikologis biasanya sulit terdeteksi, tapi sama bahayanya dengan yang fisik. Coba lihat beberapa tanda berikut, mudah-mudahan bisa membantu pemahaman tetang perlakuan abusive, dan semoga itu tidak terjadi padamu atau keluargamu ya..

» Dalam sebuah hubungan, orang tersebut selalu mengaturmu. Menelepon berkali-kali, mendikte semua hal dalam hidupmu [hanya boleh berteman dengan siapa, pakai baju apa, uangmu hanya boleh dipakai untuk apa], dia tidak membiarkanmu menjadi dirimu sendiri.

» Dia sering mencemooh dan mempermalukan kamu di depan orang-orang. Tentang penampilan ataupun kepribadianmu.

» Dia sering membuat tuduhan yang tidak beralasan. Menuduhmu menggoda orang lain, berselingkuh, atau tidak suka melihatmu ngobrol terlalu lama dengan orang tertentu.

» Dia bisa jadi tidak tertarik dengan hal-hal yang berbau kasih sayang. Atau dia hanya menunjukkan kasih sayangnya di saat dia mau saja.

» Dia selalu marah saat kamu mencoba berkomunikasi dengannya. Dia tidak mau mendengar apa yang kamu ingin katakan.

» Dia mengancam bunuh diri atau mengancam nyawamu bila kamu bilang akan meninggalkannya.

» Sering juga terjadi, orang dengan perlakuan abusive ini suka berselingkuh. Tapi dia akan sangat marah jika kamu “dekat” dengan orang lain.

» Jika dia berbicara kepadamu selalu dengan nada yang menyakitkan, bahkan sering sarkastik.

» Tiba-tiba dia bisa marah besar tanpa kamu tahu penyebabnya, dan dia menyalahkanmu untuk kemarahannya itu.

» Dia sering mengatakan “Aku menyayangimu, tapi..” atau “Aku mencintaimu kalau kamu..” Cinta harusnya tanpa syarat.

» Saat seseorang secara konstan mengalami perlakuan kasar seperti di atas, biasanya dia menjadi pendiam, gampang takut, atau malu. Cobalah lihat dirimu atau sekitarmu. Adakah yang mengalaminya?

Yang perlu dicatat adalah kamu atau siapa pun yang mengalami perlakuan abusive harus berani untuk mengungkapkannya. Dengan demikian bantuan akan datang. [][teks @tantedow/lifehack.org | foto corbisimages.com]