Kamu Siap Nikah?
Relationship

Kamu Siap Nikah?

by Dewi
Sat, 24-Sep-2016

Beberapa pertanyaan yang cenderung menjurus “memaksa” seseorang untuk menikah yang sering dilontarkan oleh orang-orang di sekitarnya menurut saya malah kurang tepat. Contohnya:

  • Emang umur kamu sekarang berapa?
  • Udah berapa lama kalian berhubungan?

  • Udah pada sukses kok kerjanya, nunggu apa lagi sih?

Pertanyaan-pertanyaan itu menurut saya datang dari orang yang nggak memahami dengan baik apa yang dimaksud dengan pernikahan. Kalo sudah umur sekian, pacaran sekian tahun, punya uang dan tabungan banyak, apa jaminan pernikahannya akan berjalan mulus?

Tapi saya sarankan nggak usah terlalu emosi menanggapi pertanyaan-pertanyaan tersebut, santai aja.. Sambil cek ke dalam diri sendiri [dan si dia] beberapa hal berikut ini, yang menurut saya lebih masuk akal untuk dijadikan acuan apakah kamu siap menikah atau nggak.

#1.

Kamu mengenal dan mempercayai si dia. Bukan mengenal karena kalian sudah pacaran 5 tahun lho. Kamu benar-benar tau seperti apa dia dalam berbagai kondisi, kamu tau masa lalunya, harapan dan impiannya. Dan saat dia sedang bersama teman-temannya, kamu nggak curiga setengah mati.

#2.

Kalian saling menerima apa adanya dengan ikhlas, bukan sekadar memaklumi ya.. Si dia bisa membuatmu merasa nyaman untuk menjadi dirimu sendiri di depannya. Dan kamu pun nggak berusaha mengubahnya.

#3.

Kalian saling menghibur di saat susah dan saling menyemangati di saat salah satu di antara kalian sedang membutuhkannya.

#4.

Kalian menikmati setiap momen kebersamaan, bahkan jika itu sekadar ngobrol di rumah, nonton teve, atau belanja ke supermarket..

#5.

Saat kamu membayangkan kehidupanmu beberapa tahun ke depan, kamu selalu membayangkan menjalaninya bersama dia.

#6.

Keluarga dan sahabat-sahabat kamu menyukai si dia. Begitu pula sebaliknya.

Nah, kalo jawabannya semua “iya” menurut saya itulah pertanda kalian siap menikah. Tentu aja kalian juga harus mempertimbangkan masalah keuangan, baik untuk biaya pernikahan maupun untuk kehidupan kalian nanti. Dan pesan saya, jangan tinggalkan teman-teman terbaik yang selama ini ada di sekitarmu ya, kamu akan butuh mereka untuk “me-time” nanti.. [][teks @tantedow/berbagai sumber | foto istockphoto.com & auditionsfree.com]