Do and Don'ts Putus Cinta
Relationship

Do and Don'ts Putus Cinta

by Sherra
Tue, 15-Nov-2016

Pernah putus dari pasangan atau cinta bertepuk sebelah tangan? Rasanya pasti menyakitkan. Hati seperti tercabik. Perasaan gundah dan kecewa adalah hal wajar. Sah-sah aja asal jangan berkepanjangan. 

Biar nggak terus merenung sedih seakan dunia berakhir, lebih baik bangkit dan melupakan masa lalu hingga suatu saat cinta terakhir mengampiri. Sebelum move on, kamu harus yakin kalau nggak akan ada drama putus nyambung. Setelah yakin, simak ini nih..

Do

1. Terimalah bahwa putus cinta itu sakit rasanya. Itu hal normal dan wajar. Hidup itu nggak selalu happy.. 

2. Jangan pura-pura kalau kamu nggak apa-apa. Gaes, itu cuma pengalihan isu hati yang sebenarnya kamu itu sakit. Perlu dibenerin. Nangis aja, yang penting lega.

3. Selain nangis, kamu bisa juga nulis lagu, menggambar atau mewarnai coloring book. Banyak macemnya kok di toko buku. 

4. Putus cinta bisa ngurangin rasa percaya diri. Kamu harus tetap positive thinking. Pikirkanlah kalau masalahmu akan berakhir, kamu berharga, dan rasa sakitmu akan diganti dengan yang lebih baik.

5. List semua kelebihanmu. Dengan begitu, kamu akan merasa dirimu berharga dan nggak pantas untuk terus meratap nasib. 

6. Cerita ke teman terdekat atau keluarga biar beban terasa berkurang. Terimalah saran yang mereka beri. Nggak harus selalu kamu ikuti, tapi serap energi positifnya. Jangan lupa juga untuk tanya bagaimana hidup mereka. Biar sama-sama saling sharing.

7. Jangan juga bikin status-status patah hati di media sosial kamu. Hey, tunjukin kalau kamu bisa dan kuat!

8. Hapuslah semua memori bersama dia. Dari mulai foto, lagu yang mengingatkan tentang dia, tempat yang biasa kamu datangi berdua, bahkan barang-barang pemberian. Sumbangin aja ke panti sosial yang membutuhkan. Kecuali ada barang yang mungkin harganya mahal. Siapa tahu pas butuh uang bisa kamu gadai. Hahaha. 

9. Sibukkan diri dengan menjalani hobi baru. Baca buku yang belum sempat dibaca, nonton film, les untuk nambahin kemampuan kamu, atau gabung ke komunitas hobi yang kamu jalani. 

10. Olahraga. Penting lho. Bisa mengeluarkan endorphin, senyawa kimia di otak yang membuat kamu senang. Coba sisihkan waktumu 15-30 menit untuk berolahraga. 

11. Bersenang-senanglah. Tertawa juga bisa mengeluarkan endorphin. Berarti, ajak main temanmu yang suka melawak. 

12. Belanja bisa jadi pilihan. Tapi jangan kalap. Yang ada nanti hati kamu tambah pedih liat tabungan yang terkuras. 

13. Maafkan diri dan orang lain. Bukannya mengalah, tapi itu untuk mengurangi beban kemarahan. Memaafkan bisa membuat hatimu terasa plong. 

14. Buatlah hubungan yang telah tuntas itu jadi pengalaman dan pelajaran.

15. Jadilah dirimu seutuhnya. Mungkin saat bersama dia ada beberapa hal yang nggak bisa kamu lakukan karena dia nggak suka. So, jangan sia-siakan waktu. Lakukanlah hal yang sebelumnya kamu tahan-tahan. Bangun tidur siang hari misalkan. 

16. Jangan dipikirin banget. Dikit-dikit galau. Jawaban atas hatimu yang hancur hanya waktu. Klise sih, tapi itu fakta. Waktu bisa menyembuhkan. 

17. Perbaiki diri dan buka hati. Jangan parno sakit hati. Hidupmu harus terus berlanjut hingga nantinya kamu bertemu cinta terakhir yang ditakdirkan untuk membahagiakanmu.

Don’ts

1. Menghubungi sang mantan apalagi stalking media sosialnya. STOP! Jangan nyakitin diri sendiri ah..

2. Balas dendam. Entah nyebarin rumor jelek tentang dia, ngerjain atau nyakitin orang di sekitar dia. BIG NO. Kalian nggak hidup dalam sinetron. Jadi santai aja. Kalaupun dia udah jahat ke kamu, biar nanti Tuhan yang balas.

3. Mencoba untuk membuat mantan cemburu? Yang ada kamu jadi orang jahat. Memberi harapan palsu orang lain.

4. Bikin vlog drama. Jangan. Nanti kamu malah jadi bahan cemoohan netizen.

Selamat mencoba! [][teks @saesherra | foto pixabay.com]