Jakarta Biennale ke-16 Bawa Program Baru
Seni

Jakarta Biennale ke-16 Bawa Program Baru

by Pandu
Mon, 16-Nov-2015

Untuk ke-16 kalinya, Jakarta Biennale kembali digelar. Pameran Seni Kontemporer dua tahun sekali ini membawa tema yang berbeda “Maju Kena, Mundur Kena: Bertindak Sekarang”. Pameran diadakan di Selatan Jakarta, Gudang Sarinah, mulai tanggal 15 November 2015 – 17 Januari 2016.

Untuk pertama kalinya pula, Jakarta Biennale tidak dipegang lagi oleh Dewan Kesenian Jakarta. Tapi langsung oleh Jakarta Biennale Foundation. Terlihat dari pemilihan tema yang lebih panjang daripada tahun sebelumnya, seperti Arena [2009], Maximum City [2011], dan Siasat [2013].

Ada 70 seniman yang terlibat dalam proyek Jakarta Biennale tahun ini. Sebanyak 42 seniman berasal dari Indonesia dan 28 seniman mancanegara. Beberapa di antaranya bekerja dalam kelompok maupun individu. Karya yang dipamerkan pun merumus pada permasalahan ekonomi, lingkungan dan dinamika sosial masyarakat saat ini.

Lewat karya tersebut, Jakarta Biennale berusaha menyampaikan pesan gamblang terhadap masyarakat dari sorotan mata seni.

“Salah satu visi kami adalah menjadikan Jakarta Biennale sebagai platform yang memiliki peran edukasi secara umum, khususnya pada bidang seni rupa. Sejak 2009, kami telah bertransformasi dengan melibatkan publik dan ruang kota sebagai praktek dan strategi artistiknya,” ujar Ade Darmawan, Direktur Eksekutif Jakarta Biennale.

Selain pameran, Jakarta Biennale juga menyiapkan program-program yang terbuka untuk publik. Misalkan, akademi, lokakarya, edukasi publik, simposium, tur biennale dan bazar seni. Semua itu bisa diikuti hingga rentang waktu 17 Januari nanti. [][teks & foto @HaabibOnta]