The 6th Music Gallery: Wahana Seni Bersatu Padu
Seni

The 6th Music Gallery: Wahana Seni Bersatu Padu

by Pohan
Tue, 15-Mar-2016

Music Gallery tahun keenam digelar di di Kuningan City Ballroom, Sabtu [12/03]. Festival musik indipenden garapan mahasiswa Universitas Indonesia ini menghadirkan lineup lokal dan internasional kece, yang tentu ditunggu para penggemarnya. Mengangkat tema "Paint Your Atmosphere", Music Gallery menjadi wahana ketika seni bersatu padu. Masuk ke area, mata dimanjakan dengan mural dan doodle dari kapur yang keren. Tentu, banyak yang menjadikannya spot foto-fotoan.


Flourescent Stage dibuka ODDS sekitar pukul 14.30, sedangkan Intimate Stage oleh Cloud Six. Di venue, penonton terlihat masih sedikit yang sudah datang. Sesuai dugaan, makin sore menjelang malam, event ini dibanjiri muda-mudi yang datang, entah sendiri, berpasangan, maupun groupies ibukota. Mereka siap menikmati musik di 6th Music Gallery.


Tampil pukul 16.30, Sentimental Moods menyedot penonton untuk masuk ke Flourescent Stage. Mereka membawakan lagu-lagu berirama ska yang berhasil menggoyangkan badan. Sementara hawa yang agak panas di Intimate Stage tetap membuat penonton asyik menikmati persembahan lagu-lagu dari Kelompok Penerbang Roket. Mereka berhasil bikin penonton paling depan untuk ber-moshing-ria.

Waktu menunjukkan pukul 18.00 WIB, penonton mendadak terbagi. Ada yang masih tinggal untuk penampilan Tigapagi, ada juga yang memutuskan melihat penampilan Elephant Kind di Flourescent Stage. Ya, itung-itung sambil ngadem  karena ruangan ber-AC. Selain menikmati musik, penonton bisa icip makanan dan minuman seraya menatap pemandangan gedung-gedung pencakar langit dan pemukiman di sekitar Kuningan.

Yang ditunggu-tunggu pun tiba. Duo elektronik asal Australia, Panama tampil tepat pukul 19.00 di Flourescent Stage. Jarrah McCleary dan Tim Commandeur membuka aksinya dengan lagu "How We Feel". Memang, hidup itu pilihan. Musik pun harus dipilih. Panama tampil dengan waktu yang bersamaan dengan The Adams yang bikin Intimate Stage padet! Mereka memainkan  "Konservatif", yang jadi salah satu lagu bikin penonton kompak sing-along.


Sederet musisi yang tampil setelahnya adalah kolaborasi Mondo Gascaro dengan Danilla, Silampukau, MALIQ & D'Essentials, dan juga Mocca. Walau hari kian malam, penonton masih memenuhi Intimate Stage yang menikmati kesyahduan Float sebagai band penutup. Begitu pun Last Dinosaurs, band rock indie asal Australia menjadi penutup kemeriahan 6th Music Gallery dengan sempurna. Sampai jumpa tahun depan! [][teks @saesherra | foto @pohanpow]