Aliran dalam Seni Lukis
Seni

Aliran dalam Seni Lukis

by Hagi
Tue, 21-Apr-2015

Kerap kita hanyut saat mengamati sebuah lukisan. Goresan kuasnya, warna-warnanya, juga bentuk-bentuk yang dihasilkan pelukisnya.

Berikut ini adalah daftar sebagian aliran dalam seni lukis yang mungkin kita pernah kenal.


1. Surrealisme melukis bentuk-bentuk yang sering ditemui dalam mimpi dan alam bawah sadar manusia. Dipopulerkan salah satunya oleh Salvador Dali.

2. Kubisme mengabstraksikan objek lukisan ke dalam bentuk geometri untuk mendapatkan sensasi tertentu. Salah satu penganutnya adalah Pablo Picasso.

3. Romantisme berusaha membangkitkan kenangan indah dan romantis di setiap objeknya. Aliran tertua seni lukis Indonesia ini dipelopori Raden Saleh.

4. Ekspresionisme merupakan curahan hati sang pelukis untuk mendistorsi kenyataan dengan efek-efek emosional. Aliran ini ditekuni Affandi.

5. Dadaisme muncul pada Perang Dunia I, dengan semangat pemberontakan ide aturan dalam seni dan sastra. Pengusungnya Guillaume Apollinaire.

6. Fauvisme adalah aliran yang menghargai ekspresi dalam menangkap suasana yang hendak dilukis. Muncul di awal 1900 dengan tokoh Henri Matisse.

7. Neo-Impresionisme tak lagi mencampur warna di atas palet, melainkan ditempatkan jadi titik-titik bersebelahan. Dikembangkan oleh Georges Suerat.

8. Realisme menampilkan objek lukis sesuai dengan kenyataannya, tanpa tambahan interpretasi apapun. Karya Rembrandt merupakan contoh yang baik.

9. Naturalisme akan memvisualisasikan objek realistis dengan penekanan pada setting alam. Aliran ini dianut Raden Saleh dan Basuki Abdullah. [][teks @evaevilia/wikipedia | foto freeimages.com, wikimedia.com]