BABE Muka Kampung Rejeki Kota: Hadirkan Spirit Benyamin Sueb
Seni

BABE Muka Kampung Rejeki Kota: Hadirkan Spirit Benyamin Sueb

by Andiska
Wed, 20-Sep-2017

Pagelaran konser teatrikal dengan judul "BABE, Muka Kampung Rejeki Kota" mengangkat kisah perjalanan hidup Benyamin Sueb. Disutradarai Agus Noor dan diproduseri Maudy Koesnaedi, konser teatrikal ini berlangsung di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, [15 & 16 September 2017].

Dikemas dengan pengadeganan 5 babak, pentas ini dibuka dengan menampilkan pasangan Abang dan Mpok Jantuk, yaitu Indra Bekti dan Astry Ovie. Jantuk inilah yang menjadi pengantar cerita teater musikal sekaligus menceritakan kisah-kisah unik semasa mendiang Benyamin Sueb semasa kecil, remaja, dewasa tahun '80-an dan '90-an, serta saat beliau sudah tiada.  

Sosok seniman legendaris multitalenta yang dikenal jenaka ini dihadirkan kembali di atas pentas teater musikal dengan menyanyikan kurang lebih 30 lagu mendiang Benyamin Sueb, di antaranya "Kompor Meleduk", "Ujan Gerimis", "Di Sini Aje", "Abang Pulang", dan "Siti Marsitol".

Berusaha mentransfer spirit dan mengapresiasi seluruh karya Benyamin Sueb, pentas BABE, Muka Kampung Rejeki Kota ini memanjakan penonton dengan tata panggung dan kostum ala masa kejayaan beliau.

Celotehan satir yang kerap dilontarkan Benyamin Sueb juga diselipkan dalam beberapa adegan, sebut saja: "muke lu jauh", "kingkong lu lawan", "makdikipe", dan masih banyak lagi. Hal ini membuat penonton tergelitik selain melihat tingkah Jantuk yang memang sangat kocak membawakan cerita.

Dalam babak terakhir pementasan, ada sesi wawancara dan pemutaran video dari beberapa orang yang sangat berpengaruh dalam karier beliau tentang opini narasumber terhadap mendiang Benyamin Sueb.

Ifa Fachir juga menciptakan dua lagu bersama Simhala Avadana yang berjudul "Karya Untukmu" dan "Muka Kampung Rejeki Kota" yang lirik lagunya terinspirasi dari judul-judul lagu Benyamin dan juga sebagai tanda apresiasi kepada Babe Benyamin. Kedua lagu ini dinyanyikan oleh seluruh pemain dalam pementasan sekaligus menjadi penutup pementasan. Fans berat Benyamin Sueb dijamin terhibur dan bisa bernostalgia bersama. [][teks & foto @andiskaraf]