Bintang-Bintang di Bawah Langit Jakarta, Pentas Sastra Pertama LIFEs
Seni

Bintang-Bintang di Bawah Langit Jakarta, Pentas Sastra Pertama LIFEs

by Intern 2
Wed, 11-Oct-2017

Langit Jakarta ternyata tak menunjukkan bintang-bintangnya malam itu, [7/10] di Teater Anjung, Gedung Komunitas Salihara. Namun kru dari Komunitas Salihara tidak kehilangan akal untuk menampilkan pentas sastra bertajuk Bintang-Bintang di Bawah Langit Jakarta, dan pada akhirnya memindahkan lokasi dalam sebuah teater indoor.

Pentas sastra ini menampilkan pembacaan karya dan bincang singkat dari beberapa sastrawan Indonesia yang menjadi bintang dalam dua tahun terakhir, para juara maupun buah bibir dunia sastra nasional. Pada tahun ini, Salihara mengundang tamu dari Amerika Latin. Mereka adalah F. Aziz Manna, Yusi Avianto Pareanom, Ziggy Zezsyazeoviennazabriskie, dan tamu dari Chile, Pablo Jofré.

Yusi Avianto Pareanom, membacakan karyanya berjudul "Raden Mandasia, Si Pencuri Daging Sapi"

Pentas Sastra: Bintang-Bintang di Bawah Langit Jakarta ini merupakan pembukaan rangkaian dari seluruh acara Literature & Ideas Festival [LIFEs] 2017, dengan mengangat tema Viva Reborn! dan fokus utama yaitu "Membaca Amerika Latin".

Menurut Ayu Utami, Direktur LIFEs, mengatakan alasan diangkatnya tema Amerika Latin karena banyaknya kesamaan antara Indonesia dan negara-negara di Amerika Latin, seperti negara bekas jajahan kolonialisme, korban dari perang dingin, makanannya, dan tentu saja sastranya.

Literature & Ideas Festival 2017 dimulai dari 7 Oktober 2017 sampai dengan 28 Oktober 2017, di Gedung Komunitas Salihara, Jl. Salihara No. 16, Jakarta Selatan. [][teks. @apra_manuela l foto @apra_manuela]