Koruptor Pamit Pensiun: Aksi Si Koruptor Nakal
Seni

Koruptor Pamit Pensiun: Aksi Si Koruptor Nakal

by Andiska
Wed, 25-Oct-2017

Ibadah kebudayaan ke 26 kembali digelar Indonesia Kita dengan lakon bertajuk "Koruptor Pamit Pensiun" dan Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta [19/10]. Ini menjadi saksi bisu di antara kemeriahan canda tawa penonton menghiasi tiap-tiap adegan lakon tersebut.

Sang koruptor yang diperani Butet Kertaredjasa sudah bosan menyembunyikan segala perilaku busuk kotornya, dan berniat pensiun sebagai koruptor di hadapan para tamu undangan sebagai saksi atas pengakuannya.

Tak disangka-sangka, pernyataan pamit sang koruptor malah membuat heboh karena kekosongan kekuasaan merupakan masalah besar dan dianggap membahayakan menurut para aparat hukum yang diperankan Marwoto dan Trio GAM [Gareng, Joned, Wisben].

Di lain sisi, dokter dan asistennya [Cak Lontong dan Akbar], mendukung pengakuan tersebut meski di dalam hati mereka menyimpan banyak tanya.

Ibadah budaya kali ini diramaikan sesepuh ludruk. Ada satu babak yang dilafalkan Cak Kartolo Cs dengan bahasa Jawa tanpa cela di sebuah Panti Pensiun. Buat penonton yang tidak paham mungkin hanya tertawa karena gimmick yang bermunculan di tengah perbincangan para tokoh.


Hal yang paling nyeleneh adalah ketika Butet yang katanya sudah mengaku pensiun menjadi koruptor, malah ingin bertukar hidup dengan Kartolo yang tinggal di Panti Pensiunan.


Kehebohan makin menjadi ketika Cah Lontong dan Akbar berusaha untuk mengubah kepribadian mereka dengan alat yang dirancang khusus untuk menukar jiwa keduanya. Seperti biasa, Lontong membuat penonton terpingkal-pingkal karena tidak hapal bahasa medis. Akibatnya, dia berkali-kali menciptakan istilah-istilah aneh yang berubah-ubah.