Kewarganegaraan, Hak dan Kewajiban
Social

Kewarganegaraan, Hak dan Kewajiban

by Pandu
Thu, 26-Nov-2015

Pada 17 Agustus tahun 2005, Lionel Messi melakoni debut perdana bersama Argentina melawan Hungaria. Itu adalah pertandingan persahabatan yang sengaja dibuat "Tim Tango" supaya nama Messi tercatat sebagai pemain Argentina. Sebelum itu, Spanyol sempat menawari "La Pulga" [julukan untuk Messi] agar membela bendera Spanyol. Agar Messi tidak dibajak Spanyol, maka dibuatlah pertandingan tersebut.

Selain Messi, pemain bola internasional lain juga punya dua kewarganegaraan, misalnya Ronaldinho. Mereka punya dua paspor. Bagi ekspatriat, WNA yang menetap di negara lain dalam waktu lama sudah jadi hal biasa punya status warga negara ganda. Selama itu menguntungkan.

Setelah Perang Dunia 1, batas teritorial suatu negara makin jelas. Seseorang yang tidak punya kewarganegaraan disebut alien. Dia tidak punya perlindungan hukum apa pun. Kasarnya, kalaupun dibunuh, aparat tidak berkewajiban mengusutnya. Jenazah bisa dijual ke rumahsakit untuk bahan percobaan mahasiswa kedokteran.

Seseorang bisa jadi warga negara tertentu karena tempat kelahiran, perkawinan, orangtua, atau mengajukan warga negara. Dalam kasus Ronaldinho, ia diberikan status oleh Spanyol tanpa meminta. Tapi meminta hak kewarganegaraan tidak semudah itu. Bisa jadi ditolak jika ia dinilai tidak bisa memberikan pengaruh untuk sektor tertentu.

Sementara di Indonesia, seseorang bisa juga punya dua kewarganegaraan. Syaratnya, salah satu orangtuanya adalah WNA. Untuk itu, mereka harus mengisi formulir pembuatan affidafit. Hal ini telah diatur sesuai dengan UU No. 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan. Tapi jika ada WNA yang ingin jadi WNI sementara, ia tidak punya orangtua asli Indonesia, berarti ia harus mencopot warga negara sebelumnya.

Saat seseorang punya kewarganegaraan, berarti ia punya hak jaminan hukum serta hak hidup. Mengutip dari Uncle Ben, tokoh fiksi di Spiderman, “Saat kau punya kekuatan besar berarti ada tanggungjawab besar juga yang menyertainya”. Selain hak yang didapat warga negara, ia juga punya kewajiban yang tak boleh ditinggalkan: bayar pajak. [][teks @HaabibOnta/berbagai sumber | foto Museum Gajah]