Polah Penumpang
Social

Polah Penumpang

by Dewi
Mon, 11-Jan-2016

Saya selalu merasakan keseruan setiap mau bepergian dengan KRL Commuter Line. Entah kenapa, mungkin karena bukan pengguna rutin, saya seneng banget kalo mau naik kereta. Di hari tersebut saya pasti bangun lebih pagi, mandi lebih pagi, dandan lebih lama.. [oke, yang ini lebay].

Banyak banget yang bisa saya liat dan simak selama perjalanan, ya orang-orangnya, ya obrolannya.. Akhirnya saya tergelitik untuk menulis beberapa polah penumpang yang pernah saya liat sendiri atau dengar dari pengalaman teman-teman anker [anak kereta].

Penumpang Duduk

Biasanya kalo penumpang yang dapat tempat duduk, hal pertama yang dilakukan adalah memeriksa telepon genggam. Yang nggak suka medsos-an paling periksa SMS atau message dari segala macam aplikasi yang sekarang ada. Atau mungkin sekadar untuk melihat jam. Sedangkan untuk yang hobi banget medsos, bakalan sibuk melototin layar telepon genggamnya terus sampai tiba di tempat tujuan.

Ada juga yang baca buku atau koran. Kalo di bulan Ramadhan, ada yang baca Al-Qur’an.

Nah kalo di waktu kereta penuh, biasanya jam berangkat atau pulang kerja, banyak yang tidur tuh.. yang tidur beneran karena capek pulang kerja, atau pura-pura tidur biar nggak harus berdiri memberikan tempat duduknya ke penumpang prioritas [wanita, wanita hamil, wanita membawa anak balita, lansia, disabilitas]. Pernah suatu ketika saya memperhatikan seorang pria berpakaian necis yang memejamkan matanya seolah-olah sedang tidur, padahal ada wanita berdiri tepat di depannya. Karena kereta penuh dan saya nggak hobi melototin telepon genggam, maka saya mengerahkan segenap perhatian saya kepada pria tersebut. Dan voila!! Saya melihat dia sedikit membuka matanya untuk mengamati pemandangan di depannya, lalu buru-buru memejamkannya kembali. Idih!!

Penumpang Berdiri

Yang nggak dapat tempat duduk pun banyak yang menghibur diri dengan memelototi telepon genggamnya. Atau sekadar mendengarkan radio/musik.

Tidur? Kenapa nggak, banyak yang jago tidur sambil berdiri lho ternyata, membuat saya teringat pada jagoan kung fu jadinya.

Atau memperhatikan pemandangan di luar sambil berharap ada yang berdiri sehingga bisa dapat tempat duduk.

Selain itu masih banyak lagi polah penumpang KRL. Kalo yang tiap hari naik kereta, bisa punya teman-teman baru. Cewek, cowok, ujung-ujungnya arisan. Mungkin ada yang akhirnya nonton bareng juga, tapi saya belum pernah dengar obrolannya.

Saat kereta nggak penuh, masih banyak lagi kejutannya. Suatu hari teman dari teman saya melihat seorang bapak muda mengikatkan kain gendongan bayinya ke hand grip. Jadilah ayunan untuk bayinya!

Ada yang asik mendengarkan lagu dari telepon genggamnya melalui earphone sambil menyanyi kencang-kencang, atau tiba-tiba jadi drummer, yang kalo dilihat dari heboh gayanya pasti dia sedang menikmati musik brutal dead metal.

Ada juga yang mendadak joget-joget padahal nggak sedang mendengarkan musik. Mungkin dia habis dapat kabar gembira atau sedang latihan dance.

Yang agak mengejutkan [buat saya], saat itu kereta sedang berhenti untuk mengantri masuk ke Stasiun Manggarai, tiba-tiba seorang pria berdiri dan melakukan pull up pada palang besi tempat handgrip. Ya ampun pakdeeee… kalo sampeyan berat dan besi itu patah, apa nggak kepikiran kalo itu bisa mencelakakan orang lain? Kalo bosan, mendingan nonton layar Macroad LINIKINI tuh, Pakde..

Ada-ada aja. Tapi saya yakin masih banyak tingkah polah penumpang KRL Commuter Line yang belum saya liat. Kamu mau share di sini untuk saya dan pembaca lainnya? Silakan lho.. [teks @tantedow | foto LINIKINI]