Berbisnis Sesuai Passion Hitsss Talk 2016
Social

Berbisnis Sesuai Passion Hitsss Talk 2016

by Pandu
Tue, 05-Apr-2016

Hitsss.com bekerja sama dengan Local Fest 2016, menghelat Hitsss Talk 2016 yang membahas tentang bisnis-bisnis kreatif. Mengajak anak-anak muda yang berani mewujudkan ide-ide liarnya agar jadi nyata sebagai pembicara. Acara talkshow ini berlangsung selama tiga hari [1-3 April] di Lotte Shoping Avenue, Kuningan.

Dalam satu hari ada dua tema talkshow dengan tiga pembicara di masing-masing sesi. Hari kedua Hitsss Talk, mengulas tentang “Build, Grow, & Monetize Your Creative Business” dan “Building a Healthy Startup Ecosystem”. Sesi pertama diisi oleh Irvan Helmi [Co-Founder Anomali Coffee & Pipiltin Cocoa], Nadya Saib [Co-Founder Wangsa Jelita], dan Dana Maulana [Founder Danjyo Hiyoji].

Tiga pembicara itu bergerak di industri yang berbeda. F&B, kosmetik dan fashion. Satu hal yang bisa dipetik dari ketiganya adalah mulailah bisnis dari sesuatu yang disukai. Modal pertama seorang pebisnis bukan uang, tetapi passion dan tekad. Tanpa dua hal tadi, bisnis bisa saja karam di tengah jalan. Karena tidak mungkin ada satu bisnis yang langsung untung saat baru dimulai.

Jika sudah bermodal passion dan tekad, langkah selanjutnya adalah riset tentang bisnis yang akan digeluti. Irvan Helmi bilang, ”Jika ada sebuah persoalan berarti di situ ada bisnis”. Anomali mendapat persoalan di bidang SDM untuk meracik kopi manual, dari situ dia membuat sekolah barista. Turunan dari Anomali Coffee.

Yang tidak boleh luput dari membangun bisnis itu ekosistem yang sehat didalamnya. Supaya punya tim solid yang kuat. Di sesi kedua Ery Punta [Deputy Innovation, Telkom Digital Service], William Eka [Associate Director Skystar Capital], dan Melisa Irene [Indonesia’s Representative of East Ventures] coba menanamkan hal itu. Banyak visi-visi bagus dari youngpreneur yang tidak dijaga atau dielaborasi dengan para mitra. Dan pada akhirnya bisnis yang baru dirajut harus tenggelam.

Saat bisnis telah meraup hasil pertanyaan selanjutnya, apakah bisnis ini harus ditingkatkan? Tentu. Tapi perlu riset yang matang, tidak buru-buru. Jika salah langkah, bisnis bisa saja dimulai dari awal lagi. [][teks @Haabibonta | foto Hitsss & HaabibOnta]