Nervous? Lakukan Ini
Social

Nervous? Lakukan Ini

by Sherra
Fri, 20-May-2016

Perasaan gugup adalah hal manusiawi, yang muncul sebagai respons dari tubuh menandakan bahaya. Tapi, terlalu sering gugup dapat mempengaruhi kinerja dan berisiko untuk masa depan.

Apa yang Anda rasakan saat gugup?

  • Berkeringat
  • Mulut kering
  • Gemetar
  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Gagap/ suara gemetar
  • Denyut jantung berdegup cepat
  • Pusing
  • Bernafas dengan pelan
  • Menggigit kuku/ mengutak-atik
  • Bahasa tubuh defensif [melipat lengan dan kaki]

Jangan kuatir, rasa gugup bisa dikurangi dengan cara berikut.

1. Sama kayak hal lain, kita bakalan bisa meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan dengan berlatih ekstra dan melakukan persiapan.

  • Gugup akan meeting? Persiapkan bahannya dengan baik dan latihlah berbicara.
  • Gugup karena pertama kali nge-date? Persiapkan 2-3 topik yang akan dibicarakan dengan pasangan.
  • Gugup akan interview kerja? Pikirkan yang akan mereka tanyakan, dan siapkan jawaban terbaik.

2. Cobalah untuk mempelajari teknik menarik napas panjang dan melegakan. Teknik ini bisa menjadi persiapan kala gugup menyerang. Misalnya, bernapas dengan perut dan bukan dada, selama satu sampai dua menit.

3. Keep positive thinking! Saat gugup, pikiran akan penuh dengan bayangan-bayangan buruk, seperti: "Aku nggak bisa melakukannya", atau "aku nggak cukup bagus". Nah, ubahlah pola pikir Anda menjadi positif dan menjadikanmu lebih pede.

4. Visualisasikan dirimu sedang berada dalam momen yang  bikin kamu gugup. Bayangkan, kalau kamu berhasil melakukannya dengan baik, bayangkan yang akan kamu katakan dan bagaimana respons audience. Teknik visual ini bisa meningkatkan percaya diri. Biasanya digunakan oleh atlet. Mereka akan membayangkan yang akan mereka lakukan secara rinci.

5. Mulailah dengan yakin dan spontan. Mungkin akan sangat gugup saat memulai pembicaraan. Jadi, lakukanlah dengan awal yang santai dan membuatmu nyaman.

6. Gugup biasanya membuatmu memikirkan diri sendiri. Ubah pikiran tersebut dengan memikirkan sekitar, seperti yang audience butuhkan dan yang harus diucapkan, atau  yang harus dilakukan agar orang lain mendengarkan.

7. Ekspresi wajah, gerak tubuh, dan intonasi semua tanda-tanda apakah kita merasa gugup. Seperti membungkuk, sikap defensif, hilang kontak mata, dan menggosok wajah dan leher. Kontrol dan ubah gerak-gerikmu seolah kamu nggak lagi gugup, karena penonton akan menyadarinya.

8. Manfaatkan waktu. Terburu-buru saat berbicara cuma membuatmu sulit dimengerti dan menunjukkan betapa gugupnya kamu. Ingat, berbicara perlahan akan membuatmu lebih dimengerti pendengar.

9. Ingin pikiran dan tubuh terasa damai? Tidurlah yang cukup. Nggak kurang nggak lebih. Jangan lupa mengonsumsi makanan sehat seperti buah, sayuran, protein tanpa lemak, dan biji-bijian untuk energi jangka panjang. Dan olahraga untuk mengirim oksigen ke setiap sel dalam tubuh sehingga otak dan tubuh dapat berjalan dengan baik.

Saat kecemasan atau perasaan khawatir semakin parah, ini bisa jadi tanda gangguan kecemasan. Perlu juga untuk memeriksakannya ke ahlinya. [][teks @saesherra/berbagai sumber | foto wellingtonhousebcn.com/ everycollegegirl.com]