Boss Yang Nguras Emosi
Social

Boss Yang Nguras Emosi

by Dewi
Mon, 06-Feb-2017

Boss yang nguras emosi atau biasa disebut juga toxic leader. Dia bagaikan Dementor, karakter ciptaan JK Rowlings dalam buku Harry Potter. Menghisap kebahagiaan.. Lebay ya?

Ciri-ciri toxic leader itu antara lain bullying. Yang secara terang-terangan meliputi perlakuan yang nggak adil pada bawahan-bawahannya, sengaja mempermalukan di depan orang banyak, sedikit-sedikit mangancam. Yang secara halus bisa berupa perlahan menggeser posisi seseorang, mengambil pujian atas pekerjaan orang lain, menyebarkan berita yang nggak benar.

Ciri lainnya adalah suka teriak-teriak, mengatai bawahan, mengintimidasi, bahkan menyabotase pekerjaan atau keberhasilan bawahan.

Nah Commuters, jika selama ini kamu mengalami hal-hal di atas, namun kamu berusaha menolerir dengan alasan kalo ngelawan takut dipecat, cari kerja susah, sementara emosi kamu dan jiwa kamu sudah tergerogoti.. Ujung-ujungnya nggak bagus buat kesehatan.

Coba deh, saat weekend kamu pikirkan baik-baik. Semua bagian dari sebuah perusahaan memiliki peran penting. Entah direktur, manager, sekretaris, staf, kurir, office boy, atau satpam. Semua ada porsinya masing-masing dan salah banget kalo ada salah satu dari bagian itu yang menganggap bagian lainnya nggak penting. Kemudian ingat-ingat, perilaku nggak enak apa yang sudah boss kamu lakukan. Setelah itu persiapkan diri, apabila itu terjadi lagi, apa yang harus dilakukan.

Catatan penting: jangan melakukan hal yang sama buruknya dengan apa yang boss kamu lakukan. Hadapi dia dengan kepala dingin, hati tenang, sehingga kamu bisa menghindari kata-kata yang bisa kamu sesali kemudian.

Gimana kalo ternyata kamulah toxic leader? Segera perbaiki diri. Konsultasi dengan orang yang kamu percaya bisa membantumu mengatasi masalah ini dengan baik. Ingat, menjadi boss bukan berarti menjadi Dementor.. [][teks @tantedow/qideas.org | foto lifehacker & dailypioneer]