Saatnya Jadi Relawan
Social

Saatnya Jadi Relawan

by Sherra
Tue, 12-May-2015

Zaman sudah semakin maju dari segala bidang. Sebagian besar masyarakat di negara maju yang tinggal di kota-kota besar nggak perlu kuatir soal urusan perut, pelayanan medis, pendidikan, hiburan, dan kemewahan. Meskipun begitu, nggak semua orang merasakan enaknya kemajuan ini. Masih banyak orang di seluruh dunia yang hidup dalam kemiskinan dan kesulitan dalam menyambung hidup. Masalah di dunia seperti inilah yang membutuhkan perhatian besar.

Ada beberapa masalah terbesar di negara-negara yang belum berkembang,  misalnya kurangnya pendidikan, fasilitas medis, makanan dan air, tunawisma, dan orang dengan masalah emosional dan psikologis. Lebih sedihnya lagi, kurang lebih 150 juta anak-anak tunawisma di dunia yang berkeliaran di jalanan.

Banyak artikel yang dibuat sebagai dukungan untuk membantu menangani permasalahan di atas. Tapi apakah modal klik dan share artikel tersebut akan benar-benar membantu? Mungkin akan sedikit membantu. Tapi akan lebih baik kalau kita ikut terlibat langsung untuk membantu mereka, karena…

1. Usahamu akan mengubah segalanya
Pernah dengar pepatah “hal kecil pun bisa jadi sesuatu yang besar”? benar banget lho.. Misalnya kamu ikut menyumbangkan apapun yang kecil, seperti buku, pakaian, obat-obatan, atau bahkan uang sedikit pun sangat berarti bagi mereka yang membutuhkannya. Bukankah rasanya senang bisa membantu dan melihat mereka bahagia? Kalau kamu berbakat membuat karya seni atau jago bahasa asing, wah kamu bisa menyumbangkan waktu dan ilmu kamu itu dengan mengajarkan anak-anak.

2. Bisa memperluas pergaulan dan belajar bekerjasama
Relawan pastilah memiliki latar belakang yang berbeda dengan dirimu. Nggak usah jadi ciut, justru hal itulah yang bisa mengajarkan cara untuk bekerjasama dengan berbagai macam orang. Kamu bisa jadi bagian dalam tim atau bahkan jadi pemimpi. Nah, pada akhirnya kamu bisa belajar bekerjasama dengan mereka. Lagian, nggak ada ruginya kok kenal dengan banyak orang, siapa tau salah satunya bisa jadi jodoh kamu?

3. Kamu akan belajar menghargai alam dan budaya yang berbeda
Orang cenderung memiliki pikiran sempit kalau nggak pernah keluar dari zona nyaman. Coba deh jadi sukarelawan dalam perlindungan hewan atau budaya. Pastinya kamu akan melihat sesuatu hal baru. Nah, kalau kamu bisa mendekatkan diri pada alam dan budaya yang jauh dari kehidupanmu sekarang, kamu bisa menemukan sudut pandang berbeda dan membuka mata tentang masalah benar-benar dihadapi di planet ini, lebih dari sekedar lihat di layar teve.

4. Berkembang dengan pengalaman
Bukan hanya kesenangan yang didapat setelah menolong orang dan melihat mereka bahagia, tetapi juga membuatmu lebih dewasa dan bijak. Misalnya, dengan membantu anak-anak yang “dilupakan” oleh pemerintah akan membuatmu tumbuh jadi pribadi yang lebih baik. Percayalah manusia bisa berkembang pada situasi buruk dan penderitaan.

5. Kamu akan banyak belajar hal yang baru dan menarik
Selain bisa belajar bekerjasama, kamu juga bisa belajar hal yang nggak pernah kamu pikirkan sebelumnya. Bukan hal biasa bahwa seorang relawan belajar cara menyiapkan makanan etnis, belajar tarian khas suatu daerah, atau membuat peralatan rumah sendiri [DIY project]. Intinya kamu akan belajar cara untuk bertahan di lingkungan dengan sumber yang terbatas.

6. Mengisi lembar CV
Setelah semuanya telah didapatkan, ada alasan lain untuk jadi relawan. Well, beberapa perusahaan bisa saja menilai dirimu dari yang telah kamu lakukan. Kamu bisa dinilai sebagai orang yang memiliki etika kerja yang baik, dapat dipercaya, dan bisa bekerja dalam situasi sulit. Pengalaman juga bisa mengajarkanmu tentang kerja keras dan pemecahan masalah pada kehidupan pribadi dan profesional.

Yap, namanya juga relawan, kamu harus merelakan waktu, tenaga, dan pikiran tanpa dibayar. Mau nyobain? Browsing aja di internet lowongan buat jadi relawan. Dijamin kamu nggak akan menyesal telah mengulurkan tangan lebih dari mencet tombol klik di media sosial. [][teks @saesherra/lifehack | foto freeimages]