}
Esperanto, Bahasa Persahabatan Dunia
Social

Esperanto, Bahasa Persahabatan Dunia

by Hagi
Sun, 25-Mar-2018

Commuters ada yang sudah tahu apa itu Esperanto? Beluuuum? Yuk! mari simak informasi seputar istilah itu.

Esperanto adalah bahasa buatan yang diciptakan seorang Polandia bernama L.L. Zamenhof pada 1887. Masa kecil Zamenhof berada di tengah-tengah konflik antaretnis yang bahasanya berlainan. Terciptalah Bahasa Esperanto sebagai bahasa perdamaian yang netral.

Esperanto sudah masuk ke Indonesia sejak awal 1900-an. Tahun 1952 berdiri Asosiasi Esperanto Indonesia di Jakarta. Sayang, sejak 1965, gerakan Esperanto mengalami penyusutan karena pergolakan politik.

Bahasa Esperanto relatif mudah dipelajari karena tata bahasa yang teratur, tanpa pengecualian dan diucapkan seperti yang tertulis. Penelitian membuktikan bahwa pelajar Bahasa Esperanto lebih cepat menyerap pelajaran bahasa asing lain, daripada yang tidak mempelajari Esperanto. Karena tidak dimiliki oleh negara manapun, kamu bisa berteman dengan 2 juta penutur Esperanto yang tersebar di lebih dari 120 negara dunia lho.

Pada Konferensi Umum UNESCO tahun 1954, PBB mengakui Esperanto dan mendukung pengajaran dan penggunaannya sebagai bahasa internasional. Setiap tahun, sejak 1905, Asosiasi Esperanto Universal [UEA] menyelenggarakan kongres tahunan.

Tahun 2017, kongres diselenggarakan di Seoul, Korea Selatan dan tahun ini di Lisbon, Portugal. Komunitas Esperanto di beberapa kota di Indonesia dinaungi Asosiasi Esperanto Indonesia [IEA] yang memiliki kegiatan rutin.

“Esperanto adalah bahasa yang berguna, karena ke manapun pergi, kau akan menemukan seseorang untuk berbicara,” - George Soros, filantropis Amerika-Hungaria.

Jika ingin tahu lebih banyak tentang Esperanto dan gerakannya di Indonesia, sambangi esperanto.or.id aja aya.. [][teks @evaevilia666/esperanto.or.id | foto dok Klub Esperanto JK, zamenhof.info, dok Asosiasi Esperanto Indonesia]