Kisah Inspiratif Mensyukuri Hidup
Social

Kisah Inspiratif Mensyukuri Hidup

by Pohan
Sun, 02-Aug-2015

Suatu hari seorang pria Cina kaya mengirim anaknya ke daerah pedesaan. Dia ingin anaknya merasakan bagaimana hidup sederhana. Selama tiga hari anak tersebut tinggal di rumah warga. Apa yang terjadi ketika si anak kembali ke rumah? Simak percakapan di bawah ini:

Sang ayah bertanya, “Jadi, bagaimana kehidupanmu di sana?”

Anak itu menjawab, “Sangat menyenangkan!”

“Ada banyak perbedaan,” lanjut si anak dengan gembira.

“Kita punya satu anjing, sementara tiap keluarga di desa punya empat. Kita punya kolam renang, tapi mereka punya sungai jernih di belakang rumahnya yang memanjang tanpa batas dan banyak ikannya,” sambung si anak lagi.

Sang ayah terkejut dengan yang diucapkan sang anak. Kemudian, "Ayah, terimakasih untuk membuat saya tahu betapa miskinnya kita sebenarnya,” kata anak itu.

Cerita di atas beredar di dunia maya yang konon disebarkan oleh penulis yang tidak dikenal. Entah fiksi atau benar adanya, semoga membuka pikiran kita bahwa kebahagiaan tidak melulu diukur dengan uang.

Ketika Anda mulai menghargai orang-orang dan suatu hal yang ada di sekitar, Anda akan berhenti mengejar materi karena tahu Anda memiliki semua yang Anda butuhkan. Kita yang tinggal di kota terkadang tidak seberuntung orang-orang yang tinggal di desa. Sebagai contoh, mereka masih bisa merasakan udara segar tanpa polusi.

Intinya, kita harus selalu bersyukur dengan  yang kita punya. Berterima kasih kepada Tuhan dan tetap rendah hati. Kita harus selalu menjalin hubungan baik dengan sesama kita, juga menjaga serta peduli lingkungan sekitar.

Many people are so poor that the only thing they have is money.” ~ Rodolfo Costa

[][teks @pohanpow/lifehack.org | foto lds.org, secondchancedad.com]