}
Belanja Online? Perhatikan Ini!
Tips

Belanja Online? Perhatikan Ini!

by Sherra
Sat, 10-Oct-2015

Zaman sekarang, butuh sesuatu tinggal 'klik' aja lewat internet. Barang-barang pun akan datang ke rumah diantar kurir. Tapi harus hati-hati nih, belanja offline aja kadang masih ada praktek penipuan, gimana dengan belanja online? Penjualnya hanya berada di balik device.

Bukan cuma penipuan barang nggak sampai di tangan, tapi juga mendapat barang yang nggak mirip dengan fotonya.. Nah, perhatikan beberapa hal ini yaa, agar terhindar dari kekecewaan belanja online.

1. Pilih website yang terpercaya

Cari tahu website jual-beli mana saja yang terpercaya dan bersih dari penipu. Kamu bisa browsing soal website jual-beli yang sudah terpercaya. Lalu telusuri toko online tersebut dari kejelasan nomor telepon, alamat, komunikasi dengan pelanggan, sampai testimoni. Eits, tapi hati-hati ya, banyak juga online shop yang sering memakai testimoni palsu.

2. Harga murah? Kuatkan hati!

Lihat harga yang terlalu miring sedikit langsung tancap gas melakukan transaksi.. Jangan ya? Nanti malah jatuh. Harga pasti menentukan kualitas. Perlu dicermati kalau penjual menjual barangnya terlalu murah dengan barang yang benar-benar berkualitas. Daripada akhirnya kecewa, lebih baik dipikir dulu. Kecuali memang mereka benar-benar memberikan harga dan kualitas yang sesuai.

3. Perhatikan detail barang

Kamu bisa cari review atau detail barang sebelum dibeli agar lebih mengenal tentang barang tersebut. Cocokkan dengan yang disediakan oleh penjual. Perhatikan juga barang yang didapat sesuai dengan yang ada di dalam foto. Lebih baik lagi kalau langsung ditanyakan kepada si penjual, berapa persen tingkat kecocokan barang asli dengan foto.

4. Periksa lagi pesanan

Kalau udah yakin dengan barang yang ingin dibeli, sebaiknya periksa kembali pesanan. Misalnya aja nama lengkap, alamat lengkap, dan nomor telepon harus tertulis dengan benar. Nggak mau kan kalau pesanan kamu nyasar? Atau bahkan barang yang dipesan ternyata berbeda? So, Periksa lagi jenis dan ukuran barang nggak salah pengiriman, kecuali memang kesalahan si pengirim, kamu bisa minta tukar kok.

5. Simpan bukti transaksi

Setelah melakukan transaksi, simpan bukti transaksi hingga barang sampai di tangan. Biasanya sering beberapa penjual ada yang bilang kalau pembeli belum melakukan pembayaran, kesalahan pengiriman barang, dan masih banyak lainnya. Untuk mengantisipasinya, kamu bisa menyimpan bukti-bukti transaksi pembelian, seperti histori percakapan, tagihan invoice, dan resi transfer.

6. COD [Cash on Delivery]

Singkatan yang sering digunakan ketika seorang pembeli ingin bertemu dengan penjual. Jadi COD ini adalah kegiatan transaksi secara langsung di suatu tempat antara pembeli dan penjual. Cara ini merupakan cara paling aman agar nggak ketipu kalau berbelanja online. Kalau penjual nggak mau diajak COD, wah, kamu patut curiga. Kalau bisa, ajak teman untuk COD untuk menghindari praktek hipnotis. [][teks @saesherra/ berbagai sumber | foto mentorpl.org/subiz.com]